HUT ke-80 BNI, Transformasi dan Inovasi Digital Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Indonesia

oleh -203 Dilihat
Foto Instgram BNI
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memasuki usia ke-80 dengan membawa semangat baru untuk memperkuat transformasi perusahaan. Sebagai bank milik negara pertama di Indonesia, BNI terus berupaya meningkatkan daya saing melalui inovasi, digitalisasi, dan penguatan fundamental bisnis agar mampu menjawab tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI mengangkat tema “Swadharma Bhakti Nagara”, yang menggambarkan komitmen perusahaan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga penciptaan nilai jangka panjang.

Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menyampaikan bahwa transformasi yang dijalankan perseroan merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan perusahaan menghadapi perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi. Menurutnya, fondasi bisnis yang semakin kokoh akan membuka peluang bagi BNI untuk terus berkembang secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, strategi transformasi tersebut juga selaras dengan arah penguatan tata kelola badan usaha milik negara melalui Danantara Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam menjalankan transformasi, BNI melakukan pembenahan secara menyeluruh di berbagai sektor usaha. Perusahaan fokus mengembangkan kapabilitas digital, meningkatkan efektivitas organisasi, memperkuat jaringan layanan, serta menyempurnakan sistem pengelolaan risiko untuk menjaga kualitas bisnis di tengah persaingan industri perbankan.

Salah satu fokus utama BNI adalah mempercepat digitalisasi layanan kepada nasabah ritel melalui aplikasi wondr by BNI. Platform tersebut terus dikembangkan agar mampu menghadirkan layanan keuangan yang lebih praktis, cepat, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin akrab dengan transaksi digital.

Hingga penghujung 2025, jumlah pengguna wondr by BNI telah melampaui 12 juta nasabah. Tingginya aktivitas transaksi melalui platform tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan tabungan ritel sekaligus memperkuat penghimpunan dana murah yang menjadi salah satu sumber pendanaan utama perusahaan.

Pada segmen bisnis, BNI juga memperkuat layanan digital melalui platform BNIdirect. Beragam fitur seperti cash management, trade finance, bank guarantee, hingga supply chain financing disiapkan untuk memberikan solusi transaksi yang lebih efisien bagi pelaku usaha dan nasabah korporasi.

Pengembangan layanan tersebut menghasilkan pertumbuhan yang signifikan sepanjang 2025. Jumlah pengguna maupun nilai transaksi BNIdirect meningkat lebih dari 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan itu turut mendongkrak pertumbuhan giro korporasi dan memperkuat posisi BNI di segmen wholesale banking.

Keberhasilan agenda transformasi juga tercermin pada capaian kinerja keuangan perseroan. Sepanjang tahun 2025, BNI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp20 triliun. Pada saat yang sama, perusahaan mampu meningkatkan kualitas aset dengan menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) bruto menjadi 1,9 persen, sementara indikator Loan at Risk (LaR) membaik ke level 8,5 persen.

Tren positif tersebut terus berlanjut pada 2026. Hingga akhir Mei, total aset BNI tercatat mencapai Rp1.365,36 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.063,92 triliun. Perseroan juga meraih laba bersih Rp9,05 triliun yang didukung oleh struktur permodalan yang tetap solid dengan total ekuitas mencapai Rp160,99 triliun.

Paolo menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa transformasi yang dilakukan mampu memperkuat fundamental perusahaan. Dengan kondisi bisnis yang semakin sehat, BNI optimistis dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi nasabah, pemegang saham, masyarakat, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

BNI juga menyambut positif kehadiran Danantara Indonesia yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antar-BUMN melalui pengelolaan investasi yang lebih terintegrasi, peningkatan produktivitas, serta penguatan daya saing perusahaan di berbagai sektor strategis.

Mengusung semangat “Terus Mengabdi untuk Terus Melayani”, BNI memastikan akan melanjutkan agenda transformasi secara konsisten pada tahun-tahun mendatang. Perseroan optimistis strategi tersebut akan semakin memperkuat kinerja perusahaan, memperluas kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta menciptakan manfaat berkelanjutan bagi negara, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. (Fzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *