Truk Bertabrakan di Jalan AW Sjahranie Samarinda, Pengemudi Sempat Terjebak di Kabin

oleh -202 Dilihat
Anggota Satuan lalu Lintas Polresta Samarinda melakukan pengecekan TKP Kecelakaan (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di Jalan AW Sjahranie (AWS), Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Insiden tersebut berlangsung di tengah hujan deras dan menyebabkan seorang pengemudi sempat terjebak di dalam kabin kendaraan.

Peristiwa itu sontak menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Selain menimbulkan kerusakan pada kedua kendaraan, kecelakaan juga sempat memperlambat arus lalu lintas di ruas jalan tersebut karena posisi truk menutup sebagian badan jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika sebuah truk keluar dari Jalan AWS IV. Kendaraan itu kemudian berusaha berbelok ke kanan untuk menuju Jalan Juanda.

Pada saat bersamaan, sebuah truk dengan nomor polisi KT 8016 RU melaju dari arah Jalan Juanda menuju simpang empat Jalan Wahid Hasyim. Kedua kendaraan akhirnya berada pada jalur yang sama sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Benturan yang terjadi cukup keras hingga menyebabkan bagian depan sebelah kanan salah satu truk mengalami kerusakan berat. Kondisi kabin yang ringsek membuat pengemudinya tidak dapat keluar sendiri setelah kecelakaan.

Sejumlah warga yang mendengar suara benturan langsung berhamburan menuju lokasi kejadian. Mereka berupaya memberikan pertolongan kepada korban sambil menunggu bantuan dari petugas berwenang.

Alvin, pedagang pisang molen yang berjualan tepat di seberang lokasi, mengaku menyaksikan secara langsung detik-detik kecelakaan tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung begitu cepat.

Ia menjelaskan, truk yang keluar dari Jalan AWS IV diduga langsung memasuki jalur utama tanpa memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman. Akibatnya, truk yang datang dari arah Juanda tidak memiliki ruang yang cukup untuk menghindari benturan.

“Truk yang keluar dari AWS IV hendak belok ke kanan menuju Juanda. Kendaraan itu terus melaju tanpa melihat truk dari arah Juanda, sehingga langsung menghantam bagian samping kanan truk yang sedang melaju lurus,” ujar Alvin.

Selain faktor manuver kendaraan, Alvin menduga kondisi cuaca turut berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan. Saat insiden berlangsung, hujan turun cukup deras sehingga jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

“Saat itu hujan sangat deras. Bisa saja pengemudi tidak melihat kendaraan yang datang atau tidak mendengar bunyi klakson karena kondisi cuaca, sehingga tabrakan akhirnya tidak bisa dihindari,” tuturnya.

Akibat benturan tersebut, sopir salah satu truk sempat terjepit di dalam kabin akibat bagian depan kendaraan mengalami ringsek. Warga yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan agar korban dapat segera dievakuasi.

Salah seorang warga yang turut membantu proses evakuasi, Adi, mengatakan korban masih dalam keadaan sadar ketika berhasil dijangkau. Menurutnya, sopir masih mampu berkomunikasi meski mengalami rasa sakit akibat benturan.

“Saya sempat bertanya kondisinya. Dia mengatakan tidak apa-apa, hanya merasa sakit di bagian perut karena terbentur setir. Kakinya memang sempat terjepit, tetapi masih bisa digerakkan,” ungkap Adi.

Adi menambahkan, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena posisi kaki korban terhimpit material kabin yang rusak. Bersama beberapa warga lainnya, ia membuka bagian kaca kendaraan dan perlahan membebaskan posisi kaki korban hingga akhirnya sopir berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika cuaca buruk melanda. Mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver merupakan langkah yang dapat meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya. (Fzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *