Gempa M 4,3 Guncang Berau Kalimantan Timur Kamis Pagi, BMKG Catat Pusat Gempa di Laut

oleh -205 Dilihat
Foto Illustrasi
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Berau — Aktivitas seismik kembali melanda wilayah Kalimantan Timur pada Kamis (13/8/2026) pagi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi terjadinya gempa bumi tektonik yang menggetarkan kawasan Kabupaten Berau dan sekitarnya.

Berdasarkan data resmi yang dirilis lembaga pemantau cuaca dan gempa tersebut, getaran gempa kali ini mencatatkan kekuatan magnitudo 4,3.

Peristiwa alam tersebut tercatat terjadi saat sebagian besar warga baru memulai aktivitas pada pukul 05.41 WIB.

Hasil analisis awal BMKG menunjukkan bahwa titik pusat gempa berada pada koordinat 1,49 Lintang Utara (LU) dan 118,93 Bujur Timur (BT).

Secara geografis, episentrum gempa berjarak sekitar 184 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dilihat dari kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi ini tergolong sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.

BMKG memetakan pusat getaran berada pada kedalaman yang cukup dangkal, yakni 7 kilometer di bawah permukaan bumi.

Karakteristik gempa dangkal seperti ini umumnya lebih berpotensi memicu getaran yang dirasakan nyata oleh masyarakat di sekitar episentrum.

Pihak otoritas meteorologi membagikan kabar peristiwa ini secara cepat melalui saluran komunikasi resmi media sosial mereka di platform X.

“Gempa Mag:4.3, 13-Aug-2026 05:41:13 WIB, Lok:1.49LU, 118.93BT (184 km Tenggara BERAU-KALTIM), Kedlmn:7 Km #BMKG,” tulis akun resmi instansi tersebut.

Dalam siaran informasinya, BMKG juga menyertakan klausul sanggahan (disclaimer) terkait sifat data awal yang dirilis ke publik.

Lembaga tersebut menekankan bahwa laporan ini dipublikasikan dengan mengutamakan kecepatan penyampaian informasi darurat kepada masyarakat.

Oleh karena itu, hasil pengolahan data awal ini masih berpotensi mengalami penyesuaian atau perubahan seiring bertambahnya data seismik yang masuk dari stasiun pemantau.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum mengeluarkan laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun potensi ancaman tsunami akibat gempa ini.

Masyarakat di kawasan pesisir Kalimantan Timur diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu spekulatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi terkini terkait kebencanaan hanya melalui kanal resmi publikasi BMKG. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *