DPRD Kaltim Dorong Bonles Jadi Pusat Hilirisasi Baru di Timur Nusantara

oleh -303 Dilihat
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Kawasan Industri Bontang Lestari kembali mencuri perhatian setelah Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Shemmy Permata Sari, mengingatkan pentingnya percepatan pengembangan kawasan tersebut. Ia menilai Bonles memiliki potensi signifikan untuk menjadi pusat hilirisasi baru di wilayah timur Indonesia.

Shemmy menyampaikan pandangannya usai meninjau kondisi kawasan yang dinilai memiliki posisi strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Bonles mampu menjadi lokasi industri yang terhubung dengan berbagai komoditas unggulan di sekitar Bontang.

Dalam pernyataannya, Shemmy menekankan bahwa peluang investasi di Bonles tidak hanya menyasar sektor besar, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya industri turunan. Ia menyebut hilirisasi sebagai kunci keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kaltim ke depan.

“Kawasan ini memiliki prospek besar. Bonles bisa meningkatkan nilai tambah sumber daya alam melalui hilirisasi, bukan hanya mengirim bahan mentah,” ujarnya.

Ia menilai struktur geografis kawasan memberi keuntungan bagi investor untuk melakukan integrasi industri. Selain itu, keberadaan pelabuhan dan akses logistik menjadi modal penting dalam menarik investor baru.

Shemmy juga menegaskan bahwa pengembangan kawasan industri harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Ia meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan infrastruktur dasar sebelum membuka ruang masuknya investor.

Menurutnya, keseriusan dalam menata Bonles akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama pada peningkatan lapangan kerja. Ia menyebut kawasan tersebut berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.

DPRD Kaltim, lanjutnya, berkomitmen mendukung kebijakan yang mengarah pada penguatan sektor industri daerah. Shemmy menyebut pihaknya siap mendorong sinkronisasi regulasi agar investor memperoleh kepastian berusaha.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta pemerintah mengutamakan transparansi dalam perencanaan agar pembangunan kawasan tidak menimbulkan konflik sosial. Keterlibatan masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam keberhasilan Bonles.

Shemmy menambahkan bahwa hilirisasi di kawasan industri dapat memperkuat pendapatan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan baku. Ia menilai langkah ini sejalan dengan arah transformasi ekonomi nasional.

Ia berharap pemerintah daerah segera menetapkan langkah konkret sehingga potensi Bonles tidak hanya menjadi wacana. “Percepatan pengembangan kawasan industri harus dilakukan dengan keseriusan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” katanya. (DPRD KALTIM/ADV/Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *