Ulasankaltim.id, Samarinda – Seorang mahasiswi berinisial LA (20) menjadi korban dugaan penembakan menggunakan senapan angin saat pulang kuliah pada Jumat (12/6) malam. Peristiwa itu terjadi di depan rumah korban di kawasan Perum Graha Indah, Jalan Pangeran Suryanata, Kecamatan Samarinda Ulu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban baru saja tiba di rumah dan hendak memarkirkan sepeda motornya. Tiba-tiba terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senapan angin. Korban kemudian terjatuh sambil memegang bagian belakang kepalanya.

Akibat kejadian tersebut, LA mengalami luka tembak di bagian belakang kepala sebelah kiri dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Ayah korban, Suryanto (56), selanjutnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Samarinda Ulu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Reskrim Polsek Samarinda Ulu bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Ditemui di Ruangannya Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi membenarkan adanya kasus tersebut. Ia mengatakan peristiwa terjadi pada Jumat (12/6) sekitar pukul 22.25 Wita di Jalan Pangeran Suryanata, Perum Graha Indah, Kecamatan Samarinda Ulu.
“Korban berinisial LA (20) saat ini masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Samarinda akibat luka di bagian kepala,” ujarnya.

Asriadi menjelaskan, berkat kesigapan personel Polsek Samarinda Ulu yang dibantu Tim Jatanras Polresta Samarinda, terduga pelaku berinisial MZ (22) berhasil diamankan di wilayah Tenggarong Seberang sekitar pukul 02.00 Wita dini hari atau hanya beberapa jam setelah kejadian.
“Untuk sementara motif pelaku masih kami dalami. Tim di lapangan masih bekerja dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa senjata yang digunakan pelaku merupakan senapan angin. Dari tangan MZ, polisi turut mengamankan barang bukti utama berupa senapan angin yang diduga dipakai dalam aksi penembakan tersebut.
“Pelaku sudah kami amankan di Mako Polsek Samarinda Ulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sedangkan penyelidikan terkait motif dan kronologi lengkap masih terus dilakukan,” pungkasnya. (Yanur)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id











