Ulasankaltim.id, Samarinda – Polresta Samarinda memperketat pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda di Jalan Juanda, Selasa (03/12/24). Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan proses pemilu, terutama menjelang rapat pleno tingkat kota.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kanit Intelkam Polsekta Samarinda Ulu, IPTU Rony Wibowo, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara ketat dengan sistem 12 jam per regu. Setiap regu terdiri atas lima personel dengan tambahan personel dari Polresta Samarinda.
“Dalam setiap regu terdapat lima personel, dan masing-masing regu dipimpin oleh seorang Perwira Pengendali (Padal). Selain itu, kami juga mendapat tambahan lima personel dari Polresta Samarinda untuk memperkuat penjagaan,” kata IPTU Rony Wibowo.
Penjagaan ini dilakukan secara bergiliran dengan pembagian tiga regu setiap hari. Setiap regu bertugas selama 12 jam untuk memastikan situasi di sekitar kantor KPU tetap kondusif dan aman dari potensi gangguan.
Saat ini, kotak suara dari 10 kecamatan di Kota Samarinda telah tiba di Kantor KPU. Proses pengiriman kotak suara tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Menurut IPTU Rony, pengamanan ini menjadi prioritas, mengingat kotak suara berisi dokumen penting yang akan menjadi dasar dalam rapat pleno tingkat kota. “Keamanan dokumen pemilu adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.
Rapat pleno tingkat Kota Samarinda direncanakan akan digelar besok. Proses tersebut akan melibatkan seluruh pihak terkait untuk memastikan rekapitulasi berjalan sesuai prosedur.
Setelah rapat pleno selesai, kotak suara akan segera dipindahkan ke Kantor KPU Provinsi Kalimantan Timur di bawah pengawalan ketat. Proses ini dilakukan untuk melanjutkan tahapan pemilu di tingkat provinsi.
Polresta Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan selama seluruh rangkaian proses pemilu berlangsung. “Kami akan terus hadir untuk menjaga kelancaran proses demokrasi ini,” tutup IPTU Rony. (FER)









