Polresta Samarinda Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat untuk Jaga Kondusifitas Pilkada 2024

oleh -594 Dilihat
Foto Bersama Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto Bersama Tamu Undangan (Foto : FDY)
banner 468x60

ULASANKALTIM.ID, Samarinda — Dalam upaya memperkuat sinergi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membangun kemitraan yang solid di wilayah hukum Samarinda, Polresta Samarinda menggelar kegiatan silaturahmi dan tatap muka dengan tokoh perempuan, perwakilan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kota Samarinda, perwakilan Satkamling, serta anggota Bhabinkamtibmas Polresta Samarinda. Acara tersebut berlangsung di Hotel Royal Park, Jalan Sentosa, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, pada Rabu (13/11/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto, didampingi seluruh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek Se Kota Samarinda dengan mengusung tema “Kesiapsiagaan dalam Menjaga Kondusifitas pada Penyelenggaraan Pilkada 2024 dan Mendukung Suksesnya Pembangunan IKN.”

“Tujuan acara ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai Pilkada serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November mendatang, serta mengajak semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan sejuk,” ungkap AKBP Eko Budiarto dalam sambutannya.

Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto Membuka Acara dan Memberikan Sambutan (Foto : FDY)

AKBP Eko Budiarto menekankan bahwa terciptanya situasi kondusif bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan Pilkada serentak 2024. Ia mengimbau agar masyarakat saling mengingatkan untuk tidak menyebarkan berita hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian, guna menjaga situasi Kota Samarinda yang aman dan kondusif selama masa Pilkada.

“Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan komunikasi antara Polri dan tokoh masyarakat dapat terjalin lebih baik lagi,” tambahnya.

Acara ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain KH. Muhammad Mudzir (Ketua MUI Kota Samarinda), Tumenggung Udayana (Komisioner Bawaslu Kota Samarinda), dan Muhammad Najib (Ketua Bidang Hukum dan Politik PWI Kaltim) yang memberikan masukan serta pengetahuan terkait aspek hukum dan etika selama Pilkada.

Dengan kehadiran para narasumber tersebut, acara ini menjadi wadah diskusi yang kaya akan wawasan. KH. Muhammad Mudzir dari MUI menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan menghindari konflik bernuansa SARA selama Pilkada.

Sementara itu, Tumenggung Udayana dari Bawaslu mengingatkan agar masyarakat aktif dalam mengawasi proses Pilkada agar berlangsung jujur dan adil. Muhammad Najib dari PWI Kaltim juga menambahkan perspektif terkait peran media dalam menyebarkan informasi yang benar dan edukatif.

Diharapkan melalui diskusi ini, semua pihak dapat lebih siap dalam menghadapi dinamika Pilkada serentak 2024, dengan menjaga integritas, keamanan, dan kerukunan di tengah masyarakat. (FDY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *