Krisis Air Berakhir, IPA Bumi Sempaja Siap Berikan Air Bersih untuk Samarinda Utara

oleh -494 Dilihat
Proses Pemotongan Pita Peresmian IPA Bumi Sempaja (Foto : Istimewa)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Masyarakat Samarinda Utara kini bisa menghirup harapan baru setelah Pemerintah Kota Samarinda meresmikan pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bumi Sempaja. Dengan kapasitas pengolahan 50 liter per detik, fasilitas ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan krisis air yang telah lama menghantui wilayah tersebut, memberikan solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih warga.

Peresmian IPA Bumi Sempaja yang berlangsung pada Jumat (6/12) siang tadi menandai komitmen kuat Pemkot Samarinda dalam menjawab tantangan besar terkait penyediaan air bersih di kawasan Samarinda Utara. Dengan fasilitas ini, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan dasar warga dalam hal akses terhadap air bersih, yang selama ini menjadi permasalahan utama bagi sebagian besar penduduk setempat.

Wali Kota Samarinda, DR H Andi Harun, yang hadir dalam peresmian tersebut, menyampaikan pentingnya pembangunan IPA Bumi Sempaja sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan layanan air bersih yang merata. “Pembangunan IPA Bumi Sempaja merupakan langkah strategis untuk mewujudkan cakupan layanan air bersih 100 persen di Samarinda pada 2028–2029,” ungkap Andi Harun.

Pernyataan tersebut menegaskan visi Pemkot Samarinda dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan fasilitas air bersih yang memadai. Andi Harun juga mengungkapkan bahwa dengan kapasitas 50 liter per detik, IPA Bumi Sempaja tidak hanya akan melayani kawasan sekitar, tetapi juga dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi krisis air yang masih terjadi di beberapa titik di Samarinda Utara.

Lebih lanjut, Wali Kota Andi Harun memastikan bahwa fasilitas pengolahan air ini akan dikelola secara profesional oleh Perumdam Tirta Kencana. “Kami akan menjaga agar fungsinya tetap terjaga untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya. Pemeliharaan yang terjamin akan memastikan agar IPA Bumi Sempaja dapat beroperasi dengan maksimal dalam memenuhi kebutuhan air warga.

Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana, Kaharuddin, menambahkan bahwa IPA Bumi Sempaja memiliki kapasitas untuk memproduksi 50 liter air per detik, yang setara dengan pelayanan untuk sekitar 3.000 sambungan rumah. “Satu liter air per detik dapat melayani hingga 60 sambungan rumah, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga di wilayah ini,” jelas Kaharuddin.

Fasilitas ini nantinya akan difokuskan untuk melayani wilayah Bumi Sempaja, Jalan PM Noor, Jalan Perjuangan, serta kawasan Jalan DI Panjaitan. Dengan adanya IPA Bumi Sempaja, pemenuhan kebutuhan air bersih di Samarinda Utara diharapkan dapat meningkat, mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas dan tidak selalu dapat diandalkan.

Pemerintah Kota Samarinda juga menargetkan bahwa melalui proyek ini, krisis air yang sebelumnya melanda beberapa kawasan di Samarinda Utara akan segera teratasi. “Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap warga, khususnya di Samarinda Utara, bisa merasakan manfaat dari program ini,” kata Andi Harun.

Peresmian IPA Bumi Sempaja juga menjadi bagian dari pencapaian besar Pemkot Samarinda dalam menuju target jangka panjang untuk menyediakan air bersih secara merata di seluruh kota. Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan seluruh wilayah Samarinda dapat terlayani dengan optimal, menjadikan kota ini bebas dari masalah air bersih yang sering terjadi di masa lalu.

Dengan keberadaan IPA Bumi Sempaja, Pemkot Samarinda tidak hanya berharap dapat memenuhi kebutuhan air bersih dalam jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa kebutuhan tersebut dapat terpenuhi secara berkelanjutan untuk generasi yang akan datang. Pembangunan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemkot Samarinda dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. (FZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *