Jalan Gatot Subroto Samarinda Kini Lancar: Kebijakan Satu Arah Redakan Kemacetan

oleh -393 Dilihat
kondisi di jalan gatot subroto samarinda (Foto : Istimewa)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Jalan Gatot Subroto 2, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, yang sebelumnya dikenal dengan kemacetan panjang, kini berubah drastis setelah resmi diberlakukan sistem satu arah. Kebijakan ini mulai diterapkan pada Kamis (21/11) lalu dan langsung membawa dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan yang melintas dari arah Rajawali Dalam maupun Jalan Hasan Basri kini bergerak lancar tanpa adanya antrean panjang. Jalan tersebut kini menjadi jalur yang mudah diakses oleh pengendara, baik untuk berbelanja di swalayan terdekat maupun untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sebelum kebijakan satu arah diterapkan, jalan ini kerap mengalami kemacetan yang cukup parah, terutama pada jam-jam sibuk. Namun, setelah penerapan sistem baru ini, kondisi lalu lintas yang semula padat merayap kini terlihat jauh lebih lancar dan efisien. Keputusan ini diambil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Manager SPBU yang terletak di sekitar Jalan Gatot Subroto 2, Dede, mengungkapkan bahwa kebijakan satu arah tersebut memberi dampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas, terutama di sekitar SPBU. “Sejak penerapan sistem satu arah, tidak ada lagi antrean panjang di SPBU. Kendaraan yang mengisi BBM kini lebih teratur dan cepat,” ujar Dede.

Meski demikian, Dede mencatat bahwa meskipun antrean panjang telah hilang, jumlah pengunjung yang mengisi BBM di SPBU tersebut masih tergolong sepi. Ia menyebutkan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh fase penyesuaian setelah kebijakan baru diterapkan.

Dede berharap kebijakan satu arah ini dapat membantu meningkatkan penjualan BBM di SPBU miliknya seiring dengan semakin lancarnya arus lalu lintas. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pelayanan kepada pelanggan akan lebih optimal tanpa adanya antrean panjang yang mengganggu.

“Harapannya, dengan arus lalu lintas yang semakin lancar, jumlah pelanggan yang datang untuk mengisi BBM juga akan meningkat,” tambah Dede, yang optimis bahwa dalam beberapa waktu ke depan, kebijakan ini akan membawa dampak positif bagi pihaknya.

Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan dari kebijakan satu arah ini. Menurutnya, meskipun kondisi lalu lintas di kawasan tersebut kini sudah lebih lancar, pihaknya masih menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara.

“Sampai saat ini, rambu-rambu sudah terpasang lengkap, tetapi masih ada pengendara, terutama motor, yang melawan arus. Mereka memutar balik begitu melihat petugas,” kata Manalu. Menurutnya, kesadaran masyarakat sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman.

Dishub Samarinda pun telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah pelanggaran ini dengan meningkatkan pengawasan di lapangan. Manalu menekankan pentingnya peran petugas dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan mengingatkan pengendara untuk selalu mengikuti aturan yang ada demi keselamatan bersama.

Di sisi lain, Dishub juga sedang mengevaluasi kemungkinan penerapan sistem satu arah di Jalan Camar, yang berdekatan dengan Jalan Gatot Subroto. Saat ini, kendaraan dari arah Jalan Hasan Basri tidak diizinkan untuk masuk ke Jalan Camar. Manalu menjelaskan bahwa evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa kebijakan satu arah di kawasan tersebut tidak menyebabkan kemacetan di ruas jalan lain.

“Kami sedang menghitung beban jalan yang mungkin muncul jika kebijakan satu arah di Jalan Camar diterapkan. Kami juga akan mengkaji dampak dari kebijakan ini terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut,” jelas Manalu. Menurutnya, keputusan final mengenai penerapan satu arah di Jalan Camar akan ditentukan setelah hasil evaluasi lebih lanjut.

Manalu juga mengungkapkan bahwa pihaknya berencana mengadakan rapat minggu depan untuk membahas kemungkinan penerapan kebijakan satu arah di Jalan Camar. Rapat tersebut akan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar dapat diterapkan dengan baik.

Kepala Dishub Samarinda mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan taat pada aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan dalam berlalu lintas tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

“Demi keselamatan bersama, pengendara diharapkan lebih bijak dan tidak egois saat berlalu lintas. Ingat, ada keluarga yang menunggu di rumah,” pungkas Manalu. Ia berharap kebijakan satu arah ini dapat menciptakan keteraturan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di Samarinda. (FZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *