Ulasankaltim.id, Samarinda – Peristiwa tabrak lari terjadi di kawasan Jalan Harun Nafsi hingga Jalan H.A.M.M. Rifadin, Loa Janan Ilir, Jumat malam (24/4) sekitar pukul 21.55 Wita. Insiden yang melibatkan sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna putih itu mengakibatkan sedikitnya 10 orang menjadi korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Ulasankaltim.id, kendaraan tersebut melaju secara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah pengguna jalan di sepanjang rute tersebut. Warga yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya menghentikan pelaku di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang.
Namun, situasi sempat memanas. Mobil pelaku bahkan sempat menjadi amukan warga sebelum akhirnya kembali berhasil melarikan diri dari lokasi.
Informasi yang beredar menyebutkan, pelaku sempat melarikan diri menuju kawasan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan meninggalkan mobilnya begitu saja. Tak lama kemudian, seorang sopir travel mengaku melihat pelaku dijemput oleh seorang pria menggunakan mobil Daihatsu Ayla berwarna abu-abu.
Sekitar pukul 03.30 Wita, Sabtu dini hari (25/4), sejumlah relawan di Samarinda melihat mobil dengan ciri-ciri yang diduga menjemput pelaku melintas di Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang. Informasi tersebut kemudian disebarkan melalui grup WhatsApp relawan.
Mobil tersebut lalu diikuti hingga akhirnya mengarah ke Jalan Abdul Wahab Syahranie Gang 5. Di lokasi itulah pelaku berhasil diamankan oleh relawan dan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Semua korban dari peristiwa tabrak lari itu langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan.
IPDA Mat Bahri dari Unit Pamapta I menjelaskan, pihak kepolisian awalnya menerima laporan adanya kejadian tabrak lari dengan sejumlah korban di lokasi kejadian.
“Awalnya kami mendapat informasi adanya tabrak lari. Setelah anggota menuju TKP, memang benar terjadi tabrak lari dan ada beberapa korban. Sementara yang masih kami data kurang lebih ada 10 orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Harun Nafsi hingga Jalan H.A.M.M. Rifadin, Loa Janan Ilir.
Terkait penangkapan pelaku, Mat Bahri mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri hingga ke wilayah Samboja sebelum akhirnya kembali ke Samarinda.
“Informasinya pelaku sempat lari ke Samboja, Kutai Kartanegara, kemudian kembali ke Samarinda dan akhirnya berhasil diamankan di Jalan Abdul Wahab Syahranie,” jelasnya.
Selanjutnya, pelaku akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda.
Dari keterangan awal, pelaku mengaku melarikan diri karena merasa ketakutan. Ia mengaku sebelumnya bertemu dengan seorang perempuan yang dikenalnya melalui Facebook sekitar tiga hari lalu. Keduanya berjanji bertemu pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Saat berhenti di sebuah minimarket di kawasan Jalan PMI, perempuan tersebut turun untuk membeli korek api. Namun tiba-tiba dua pria datang dan menggedor mobil pelaku. Merasa panik, pelaku langsung melarikan diri menggunakan kendaraannya hingga akhirnya terjadi tabrakan beruntun di beberapa ruas jalan.
Sementara itu, salah seorang relawan yang turut membantu proses pengejaran, Dicky, mengatakan informasi keberadaan pelaku diperoleh dari komunikasi di grup relawan.
“Kami mendapat informasi dari grup relawan bahwa pelaku mengarah ke Jalan Abdul Wahab Syahranie Gang 5. Setelah diikuti, mobilnya ditemukan di sana,” ujarnya.
Saat diamankan, kata Dicky, pelaku tidak melakukan perlawanan.
“Dia hanya diam di dalam mobil saat diamankan warga dan relawan,” tambahnya.
Tak lama kemudian, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung membawa pelaku untuk diamankan di Polsek Samarinda Ulu, Jalan Juanda, sebelum proses hukum lebih lanjut dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. (Fdy)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









