Ulasankaltim.id, Samarinda – Sabtu malam yang semula tenang di Samarinda Seberang mendadak berubah menjadi kepanikan. Suara teriakan menggema di sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin, diikuti kemunculan seorang pria yang mengacungkan parang di depan Gang Langgar, RT 8, Kelurahan Baqa. Dalam hitungan menit, suasana damai berubah menjadi hiruk pikuk ketakutan.
Video kejadian itu cepat menyebar di media sosial. Akun @infoperistiwasmr menjadi salah satu yang pertama mengunggah rekaman berdurasi pendek tersebut, memperlihatkan seorang pria berteriak sambil menenteng senjata tajam di depan gerbang gang. Tayangan itu langsung menyita perhatian publik, dengan jumlah penonton menembus 26,5 ribu kali hanya dalam waktu singkat.
Warga sekitar yang mendengar keributan segera berhamburan keluar rumah. Jalan Sultan Hasanuddin seketika macet karena banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat langsung situasi yang menegangkan itu. Beberapa orang bahkan merekam kejadian dari ponsel mereka.
Dari sejumlah rekaman amatir yang beredar, tampak sekelompok orang berdiri di tengah jalan dengan membawa senjata tajam. Belum diketahui pasti apa penyebab keributan tersebut, namun suasana mencekam itu baru mereda setelah aparat kepolisian tiba di lokasi.
Satu orang warga dilaporkan mengalami luka robek akibat insiden itu. Korban yang belum diketahui identitasnya segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Petugas kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Anggota dari Polsek Samarinda Seberang bersama tim Polresta Samarinda langsung mendatangi lokasi kejadian untuk menenangkan warga dan mengamankan area.
Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Novi Hari, membenarkan adanya laporan terkait peristiwa penyerangan tersebut. Ia menyebut, proses penyelidikan masih berlangsung dan petugas masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar, anggota masih di lapangan. Kami masih mendalami kronologi dan motif peristiwa ini,” ujar Ipda Novi saat dikonfirmasi, Sabtu malam.
Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun alasan di balik insiden tersebut. Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang keributan bersenjata di kawasan padat penduduk. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









