Samarinda Diguncang Kasus Mutilasi, Kepala Korban Ditemukan dalam Karung

oleh -277 Dilihat
Petugas Inafis saat melakukan olah TKP (Foto : Fdy)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Di tengah suasana kemenangan yang seharusnya penuh kehangatan, Hari Raya Idulfitri di Samarinda justru diwarnai peristiwa yang mengguncang ketenangan warga. Penemuan potongan tubuh manusia di kawasan Sempaja Utara pada Sabtu siang (21/3/26) mengubah perayaan menjadi ketakutan yang menyelimuti lingkungan sekitar.

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Batung Klanduk, sebuah area yang dikenal relatif sunyi dan jauh dari keramaian. Warga yang awalnya menjalani aktivitas Lebaran mendadak berkumpul setelah kabar penemuan itu menyebar dengan cepat.

Peristiwa bermula dari dua anak yang tengah bermain di sekitar lokasi. Tanpa diduga, mereka menemukan karung mencurigakan yang berisi potongan tubuh manusia, lalu segera melaporkan temuan itu kepada orang dewasa di sekitar.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti warga setempat. Ketua RT, Aang, mengatakan warga bergegas menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan anak-anak tersebut.

“Awalnya ditemukan potongan tangan oleh anak-anak, kemudian mereka melapor ke warga,” ujar Aang.

Pada saat pertama kali ditemukan, hanya dua bagian tubuh yang terlihat, yakni lengan dan paha. Namun, setelah dilakukan pencarian lebih lanjut, warga menemukan bagian tubuh lain yang tersebar di sekitar area tersebut.

Laporan warga segera diteruskan kepada aparat kepolisian. Personel dari Polresta Samarinda langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas memasang garis polisi guna membatasi akses. Area tersebut kemudian dijaga ketat untuk mendukung proses penyelidikan.

Tim gabungan melakukan olah TKP secara sistematis. Upaya ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti sekaligus memetakan lokasi temuan potongan tubuh.

Pamapta I Polresta Samarinda, Mat Bahri, menjelaskan bahwa bagian tubuh korban ditemukan di dua lokasi berbeda dengan jarak sekitar 70 hingga 100 meter, namun masih berada dalam satu lingkungan RT.

“Di titik pertama ditemukan bagian seperti kaki, paha, dan tangan. Sedangkan di titik kedua ditemukan bagian lain, termasuk kepala di dalam karung,” jelasnya.

Secara keseluruhan, petugas mengamankan lima hingga tujuh potongan tubuh, termasuk kepala yang masih utuh. Selain itu, ditemukan pula barang bukti berupa pakaian serta dua karung yang diduga digunakan untuk membungkus tubuh korban.

Berdasarkan pakaian yang ditemukan, seperti jilbab, bra, dan celana jins panjang, muncul dugaan awal bahwa korban adalah perempuan. Meski demikian, identitas korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Seluruh bagian tubuh telah dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk keperluan autopsi dan proses identifikasi. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *