Puncak Arus Balik Diprediksi 29–30 Maret, Pelabuhan Semayang Diserbu Penumpang

oleh -233 Dilihat
Pelabuhan Semayang Balikpapan (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Balikpapan – Riuh langkah penumpang dan deru aktivitas kapal membentuk suasana yang semakin padat di Pelabuhan Semayang. Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, pelabuhan ini menjadi titik konsentrasi pergerakan masyarakat dari dan menuju Kalimantan Timur.

Kondisi di area terminal menunjukkan peningkatan aktivitas yang konsisten. Penumpang terlihat terus berdatangan, sementara sebagian lainnya bersiap meninggalkan kota melalui jalur laut.

Posko Angkutan Laut mencatat sebanyak 28 kapal telah bersandar selama periode 13 hingga 22 Maret 2026. Data ini menunjukkan tingginya intensitas operasional pelayaran dalam kurun waktu tersebut.

Jumlah penumpang yang turun di pelabuhan tercatat sebanyak 7.926 orang. Di sisi lain, angka penumpang yang naik mencapai 29.826 orang.

Selisih tersebut mencerminkan dominasi arus keberangkatan dari Balikpapan. Banyak penumpang memanfaatkan layanan kapal untuk kembali ke daerah tujuan masing-masing.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, terjadi peningkatan jumlah penumpang. Persentase kenaikan tercatat sebesar 8,94 persen.

Pertumbuhan ini menandakan adanya peningkatan mobilitas masyarakat melalui transportasi laut. Selain itu, tren ini juga memperlihatkan tingginya minat terhadap moda transportasi tersebut.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas I Balikpapan, Agustinus Simanjuntak, menyampaikan proyeksi arus balik di wilayah ini.

Ia menyebutkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 29 hingga 30 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang diprediksi meningkat secara signifikan.

Lonjakan ini berkaitan dengan jadwal kedatangan KM Dorolonda dan KM Dobonsolo dari Surabaya ke Balikpapan.

Kedatangan kedua kapal tersebut diperkirakan membawa penumpang dalam jumlah besar. Hal ini berpotensi menambah kepadatan di area pelabuhan dalam waktu bersamaan.

Sebelumnya, pada 23 Maret 2026, KM Lambelu telah tiba dengan membawa sekitar 1.900 penumpang dari Makassar dan Parepare.

Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari peningkatan arus penumpang yang terus berlangsung. Aktivitas ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya.

Pihak KSOP Kelas I Balikpapan mengimbau seluruh penumpang untuk menjaga ketertiban selama berada di pelabuhan. Imbauan ini bertujuan mendukung kelancaran operasional.

Penumpang juga diminta untuk memperhatikan barang bawaan masing-masing. Kewaspadaan diperlukan guna menghindari potensi kehilangan.

Selain itu, keselamatan selama proses naik dan turun kapal tetap menjadi prioritas. Penumpang diharapkan mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan bersama. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *