Gubernur Kaltim Tinjau RSUD di Balikpapan, Pastikan Pelayanan Tetap Prima Usai Lebaran

oleh -229 Dilihat
Rudi Mas'ud Gubernur Kaltim saat mengunjungi RSUD Kanujoso Djatiwibowo (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Balikpapan – Gelombang aktivitas pasca Idulfitri 1447 Hijriah membawa konsekuensi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Kalimantan Timur. Di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah mengambil langkah sigap untuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan tetap mampu memberikan pelayanan yang cepat dan terukur kepada masyarakat.

Gubernur Rudy Mas’ud melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas kesehatan di Balikpapan, Rabu (25/3/26). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kesiapan layanan setelah masa libur panjang.

Dalam peninjauan itu, gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni bersama jajaran pimpinan perangkat daerah. Kehadiran mereka memastikan pengawasan dilakukan secara menyeluruh.

Fokus sidak diarahkan ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo yang menjadi salah satu pusat rujukan utama di wilayah tersebut. Rumah sakit ini memegang peran penting dalam menangani pasien dari berbagai daerah.

Rombongan meninjau langsung sejumlah unit pelayanan, mulai dari ruang tunggu, layanan spesialis, hingga ruang rawat inap. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi operasional serta alur pelayanan pasien.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Ahmad Jais, mengungkapkan bahwa jumlah pasien mengalami peningkatan setelah Lebaran. Kenaikan tersebut berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Ia menjelaskan bahwa lonjakan paling terasa terjadi pada layanan rawat jalan dan rujukan. Kondisi ini berdampak langsung terhadap beban pelayanan di rumah sakit.

Akibatnya, antrean pasien meningkat, terutama pada layanan yang menggunakan BPJS Kesehatan. Situasi ini menjadi perhatian karena berpengaruh pada waktu tunggu pasien.

Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan perlunya langkah perbaikan untuk mengurai antrean tersebut. Ia meminta manajemen rumah sakit meningkatkan efisiensi pelayanan agar tetap berjalan optimal.

Selain kecepatan layanan, gubernur juga menyoroti aspek kenyamanan pasien. Ia memastikan fasilitas seperti pendingin ruangan di area tunggu berfungsi dengan baik.

Pemerintah daerah turut memeriksa kesiapan tenaga kesehatan dan sarana pendukung lainnya. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil di tengah lonjakan pasien.

Melalui sidak ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga standar pelayanan kesehatan. Pengawasan langsung diharapkan mampu memastikan layanan tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *