Ulasankaltim.id, Balikpapan – Keheningan malam di kawasan Manggar Baru, Balikpapan Timur, mendadak pecah oleh kobaran api yang muncul dari sebuah lemparan benda diduga bom molotov ke arah lapak penjual buah. Insiden tersebut seketika memicu kepanikan dan mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam, 19 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 Wita, di kawasan Tanjung Kelor, yang masih menjadi titik aktivitas masyarakat meski larut malam.
Informasi mengenai kejadian ini dengan cepat menyebar di media sosial. Salah satu unggahan yang ramai dibicarakan berasal dari akun Instagram @linimasabalikpapan.
Respons masyarakat pun muncul dengan cepat. Warga Balikpapan, khususnya di sekitar lokasi, langsung memberikan perhatian terhadap insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, benda berupa botol yang diduga berisi bahan mudah terbakar itu dilempar dari tepi jalan. Saat melayang di udara, api sudah terlihat menyala.
Ketika botol tersebut jatuh, api langsung menyambar permukaan dan membesar. Kobaran api sempat menjalar hingga mengenai sebagian area lapak toko buah.
Perubahan situasi berlangsung dalam waktu singkat. Kondisi yang semula tenang berubah menjadi kepanikan di antara warga yang berada di lokasi.
Sejumlah pengunjung pasar dan pengguna jalan terlihat berlarian menjauh dari titik api. Sementara itu, beberapa warga lainnya berinisiatif mendekat untuk membantu memadamkan api.
Dengan peralatan seadanya, warga berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas. Api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Meski api telah padam, suasana di sekitar lokasi masih diliputi ketegangan. Asap tipis masih terlihat, dan warga mulai berkumpul untuk memastikan kondisi sekitar.
Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi sesaat setelah kejadian. Perekam terdengar terkejut, namun tetap berusaha menjelaskan keadaan.
“Lagi duduk-duduk lagi dibom,” ucap perekam dalam video tersebut, sambil memperlihatkan keramaian warga di jalan.
Dalam rekaman itu juga terdengar teriakan warga yang meminta agar pelaku segera dikejar. Sejumlah orang tampak bergerak mengikuti arah yang diduga menjadi jalur pelarian.
Upaya pengejaran oleh warga kemudian berlanjut dengan pelaporan kepada pihak kepolisian. Aparat segera merespons laporan tersebut.
Melalui koordinasi antara warga dan kepolisian, terduga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Balikpapan Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Ketua KNPI Balikpapan Timur, Sahran, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat aparat kepolisian. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang, sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut. (Fdy)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









