Perkuat Konektivitas Pesisir, Jembatan Sungai Nibung Kutai Timur Mulai Difungsikan

oleh -212 Dilihat
Jembatan Sungai Nibung Kab. Kutai Timur (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Kutai Timur – Akses yang selama bertahun-tahun dinantikan masyarakat pesisir akhirnya terwujud ketika Gubernur Rudy Mas’ud meresmikan Jembatan Sungai Nibung sebagai penghubung baru antarwilayah di Kalimantan Timur. Infrastruktur tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas kawasan yang sebelumnya terkendala jarak dan kondisi geografis.

Peresmian dilaksanakan di Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, pada Selasa (24/2/25). Jembatan tersebut menghubungkan wilayah itu dengan Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, yang selama ini bergantung pada akses transportasi terbatas.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membangun jembatan dengan total anggaran sekitar Rp176 miliar. Struktur utama jembatan memiliki bentang sepanjang 390 meter serta dilengkapi jalan pendekat masing-masing sepanjang 135 meter dan 500 meter.

Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Sungai Nibung dirancang untuk mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, akses transportasi yang lebih baik akan mempermudah distribusi barang dan jasa, terutama bagi sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan lokal.

Proyek pembangunan jembatan ini telah direncanakan sejak sekitar 13 tahun lalu. Selama proses pelaksanaan, proyek menghadapi sejumlah kendala, mulai dari aspek teknis konstruksi hingga administrasi proyek.

Selain itu, faktor pembiayaan serta kondisi cuaca di lokasi pekerjaan turut memengaruhi progres pembangunan sehingga jadwal penyelesaian mengalami penyesuaian.

Pemerintah daerah sebelumnya menargetkan proyek rampung pada akhir 2024. Namun, penyelesaian konstruksi baru dapat dipastikan pada 2025 setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai.

Dengan difungsikannya jembatan, mobilitas masyarakat antarwilayah kini menjadi lebih efisien. Waktu tempuh perjalanan darat juga berkurang dibandingkan sebelumnya.

Jembatan Sungai Nibung turut menjadi jalur strategis yang menghubungkan arus transportasi dari wilayah Berau menuju kawasan pesisir utara hingga ke provinsi Kalimantan Utara.

Pemerintah menilai pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya pada daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses darat.

Ke depan, keberadaan Jembatan Sungai Nibung diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kawasan baru di wilayah pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *