ULASANKALTIM.ID, Samarinda, 6 November 2024 — Warga di kawasan Jalan Lumba-Lumba RT 16, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, digemparkan dengan penemuan jasad pria yang mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di dekat permukiman warga. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Ediyanto (55), seorang warga setempat yang sedang mencari kayu bakar di sungai tersebut.
Ediyanto menceritakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu, ia sedang beraktivitas menggunakan kapal ketinting. “Saya melihat ada jasad manusia mengapung di sungai. Langsung saya ikat dan bawa ke pinggir untuk segera melapor kepada pihak berwenang,” ujarnya.

Tak lama setelah laporan diterima, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Samarinda bersama tim Basarnas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Kasatpolairud Polresta Samarinda, AKP Rahmad Aribowo, melalui Iptu Roni Gultom, menjelaskan, “Kami mendapat informasi mengenai penemuan jasad di Sungai Mahakam. Saat ditemukan, jasad tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap.”
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa jasad yang ditemukan adalah Muhammad Fiqriadi (25), warga Jalan Pandan Arum RT 38, Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan. Kondisi jasad yang sudah membengkak menandakan bahwa korban telah beberapa waktu berada di dalam air.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD AW Syahranie untuk proses visum, sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. “Pihak keluarga sudah dihubungi dan sedang dalam perjalanan menuju Samarinda,” ujar Roni. (FDY)










