Satu Orang Diamankan Terkait Insiden Mobil Dobel Kabin Seruduk 24 Motor di Samarinda

oleh -416 Dilihat
Personil Polresta Samarinda saat melakukan pengecekan di TKP (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda mengamankan satu orang terkait insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil dobel kabin yang menyeruduk 24 sepeda motor di kawasan permukiman Selili, Samarinda, pada Selasa (22/4) malam.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 Wita, dan sempat memicu kepanikan warga sekitar. Mobil dengan nomor polisi KT 8327 ZA diketahui melaju dari arah Jalan Kapten Sudjono sebelum akhirnya menabrak puluhan kendaraan roda dua yang terparkir.

Personel patroli Beat 110 Satuan Samapta Polresta Samarinda yang saat itu sedang melintas di kawasan Jembatan Achmad Amins, mencurigai keberadaan mobil tersebut yang sebelumnya terparkir dengan posisi tidak biasa.

Kecurigaan petugas terbukti. Saat hendak diperiksa, mobil tersebut melarikan diri. Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa di dalam mobil tersebut terdapat empat orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, dikonfirmasi via telephone menyampaikan bahwa dari keempat orang tersebut, satu orang berinisial IG (25) telah berhasil diamankan. Tiga lainnya masih dalam pengejaran petugas.

“IG diamankan di wilayah Anggana. Saat ini yang bersangkutan sudah berada di Mapolresta Samarinda untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kompol La Ode, Rabu (23/4).

Menurut keterangan IG, dirinya bukanlah sopir mobil tersebut, melainkan penumpang. Ia juga mengaku bersama tiga rekannya tengah mengonsumsi narkoba saat kejadian berlangsung.

Pengakuan tersebut diperkuat dengan temuan barang bukti oleh petugas di lokasi kejadian. Pihak kepolisian menyatakan telah mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

Mobil yang digunakan oleh para pelaku terdaftar atas nama perusahaan PT Menara Bahtera Perkasa (PT. MBP) berdasarkan data STNK. Sementara keempat orang yang berada dalam mobil diketahui merupakan karyawan dari PT MAP.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap keterlibatan ketiga orang lainnya, termasuk sopir yang belum diketahui identitasnya secara pasti.

Insiden ini menimbulkan kerusakan parah pada kendaraan warga yang terparkir. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.

Warga sekitar lokasi kejadian mengaku terkejut dengan insiden itu. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa mobil tersebut melaju dalam kecepatan tinggi sebelum menghantam deretan motor yang berada di pinggir jalan.

Kepolisian menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini, terutama terkait penggunaan narkoba oleh para pelaku yang diduga berada dalam kondisi tidak sadar saat kejadian berlangsung.

“Ini bukan hanya soal kecelakaan, tapi juga menyangkut kejahatan narkotika. Kami akan bertindak tegas,” tegas Kompol La Ode.

Upaya pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya terus dilakukan. Kepolisian juga telah menyebarkan informasi dan meminta bantuan masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan para pelaku.

Pihak perusahaan tempat keempat orang tersebut bekerja belum memberikan pernyataan resmi. Namun, polisi telah mengonfirmasi status pekerjaan mereka berdasarkan dokumen yang diperoleh.

Sementara itu, IG masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satresnarkoba Polresta Samarinda guna mendalami kronologi kejadian dan keterlibatannya secara lebih rinci.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus kecelakaan yang disertai penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Timur, yang menjadi perhatian serius aparat dan pemerintah daerah.

Kasus ini juga menjadi pengingat keras akan bahaya mengemudi dalam pengaruh narkotika, yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga keselamatan publik.

Penyelidikan terus berlangsung. Pihak Polresta Samarinda berkomitmen untuk memberikan perkembangan terbaru kepada publik seiring dengan proses hukum yang berjalan. (Fer)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *