Pengendara Motor Meninggal di TKP Usai Kecelakaan dengan Truk Sawit di Sempaja

oleh -302 Dilihat
Korban saat di evakuasi oleh tim medis ke Rumah Sakit w Syahranie (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Pagi yang seharusnya berjalan biasa di jantung Kota Samarinda berubah menjadi duka. Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Wahid Hasyim 2, Kalimantan Timur, Jumat (26/12/25), meninggalkan satu korban jiwa di lokasi kejadian.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITA dan melibatkan sepeda motor dengan sebuah truk pengangkut minyak sawit di jalur yang dikenal padat arus kendaraan.

Korban merupakan seorang pengendara sepeda motor bernama Sunarti, perempuan berusia 64 tahun, warga Jalan S Parman, Kota Samarinda. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan informasi awal, Sunarti mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi KT 6999 MR. Ia melaju dari arah Jalan Wahid Hasyim 1 menuju Jalan Wahid Hasyim 2 saat insiden terjadi.

Di waktu bersamaan, sebuah truk pengangkut minyak sawit bernomor polisi AG 8184 VL melintas di jalur yang sama. Kondisi lalu lintas di kawasan tersebut dilaporkan cukup ramai dan padat kendaraan.

Seorang saksi mata, Andi Prasetyo (32), mengatakan bahwa arus lalu lintas di lokasi kejadian memang tengah dipenuhi kendaraan dari berbagai arah.

Menurut Andi, kecelakaan terjadi secara tiba-tiba di tengah kepadatan jalan, sehingga menarik perhatian pengguna jalan lain yang melintas di kawasan tersebut.

Saat saksi tiba di lokasi kejadian, korban sudah tergeletak di badan jalan dan telah ditutupi kain oleh warga sekitar. Posisi sepeda motor korban berada tidak jauh dari titik korban terjatuh.

Saksi juga menyebutkan bahwa truk pengangkut minyak sawit berhenti di jalur yang sama dengan sepeda motor korban, mengarah sejalur dengan posisi korban sebelum kecelakaan.

Kondisi tersebut menguatkan dugaan awal bahwa kedua kendaraan berada pada satu jalur ketika insiden terjadi, sebelum akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindari.

Andi menduga korban mengalami benturan keras dan kemungkinan terlindas truk, meski penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Pantauan di lokasi menunjukkan helm yang dikenakan korban masih terpasang di kepala. Namun, bagian depan helm mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda guna penanganan lebih lanjut, sementara kepolisian masih mendalami kronologi kecelakaan tersebut. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *