Ulasankaltim.id, Samarinda – Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika pembangunan daerah, keberadaan media massa kembali ditegaskan sebagai fondasi penting demokrasi. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung peran pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Pernyataan tersebut disampaikan Ekti saat memberikan keterangan kepada wartawan. Ia menekankan bahwa media memiliki posisi sentral dalam memastikan informasi pembangunan dapat diterima masyarakat secara luas dan berimbang.
“Media adalah saluran utama agar kebijakan dan aktivitas pemerintahan sampai ke masyarakat,” ujar Ekti.
Ekti mengungkapkan, relasinya dengan insan pers bukanlah hal baru yang terbentuk karena jabatan. Menurutnya, interaksi dengan media telah ia jalani sejak masa awal keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi.
“Sejak saya aktif di organisasi kepemudaan, media sudah menjadi bagian dari perjalanan saya,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa peran media sangat membantu dalam memperkenalkan berbagai kegiatan organisasi kepada masyarakat. Pengalaman tersebut, menurut Ekti, terus berlanjut hingga kini ketika ia mengemban amanah sebagai wakil rakyat.
“Media selalu menjadi penghubung antara apa yang kami kerjakan dan publik,” ucapnya.
Sebagai kader Partai Gerindra, Ekti menilai media tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga ikut mendorong proses pembangunan daerah melalui pemberitaan yang informatif dan konstruktif.
“Kontribusi media sangat terasa dalam mendukung pembangunan Kalimantan Timur,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ekti menyampaikan bahwa masyarakat membutuhkan informasi yang akurat agar dapat memahami arah kebijakan pemerintah daerah. Dalam konteks itu, ia melihat media berperan penting dalam membangun partisipasi publik.
“Informasi yang disampaikan media membantu masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan,” katanya.
Ekti yang mewakili daerah pemilihan Kutai Barat–Mahakam Ulu juga menyoroti pentingnya menjaga ruang kerja media agar tetap independen. Ia menilai kebebasan pers merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati.
“Ruang kerja media harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Menurutnya, media tidak seharusnya diposisikan sebagai pihak yang berseberangan dengan pemerintah atau lembaga legislatif. Sebaliknya, pers perlu dipandang sebagai mitra yang menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Media bukan lawan, tetapi mitra dalam demokrasi,” tegas Ekti.
Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk memberikan dukungan terhadap keberlanjutan lembaga pers. Dukungan tersebut dinilai penting agar media dapat menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
“Keberlangsungan media perlu kita dukung bersama,” katanya.
Dengan dukungan terhadap media yang kuat dan independen, Ekti berharap penyebaran informasi publik dapat berlangsung secara objektif dan bertanggung jawab.
“Media yang sehat akan memberi manfaat besar bagi pembangunan daerah dan nasional,” pungkasnya. (DPRD KALTIM/ADV/Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









