DPRD Kaltim: Penataan Lingkungan Balikpapan Tunjukkan Arah Pembangunan Tepat

oleh -314 Dilihat
Sigit Wibowo, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Perlahan namun pasti, wajah kawasan permukiman di Kota Balikpapan mulai menunjukkan perubahan. Penataan lingkungan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dinilai menghadirkan harapan baru bagi pengelolaan kota yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Apresiasi atas upaya tersebut datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, menyampaikan penilaiannya terhadap langkah pemerintah daerah yang dinilainya telah bergerak ke arah yang tepat.

“Kami melihat ada progres nyata dalam penataan lingkungan perkotaan, khususnya di Balikpapan,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, salah satu contoh yang dapat dilihat secara langsung adalah kawasan Balikpapan Baru (BSB). Ia menilai pembenahan infrastruktur di kawasan tersebut menunjukkan hasil yang konkret dan dapat dirasakan masyarakat.

“Di BSB, sistem drainase sudah lebih tertata dan aliran airnya jelas, sehingga lingkungan terlihat lebih rapi,” katanya.

Meski demikian, Sigit mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh dipersepsikan sebagai titik akhir. Ia menegaskan bahwa pembangunan lingkungan harus dilihat sebagai proses berkelanjutan yang membutuhkan konsistensi.

“Hasil ini jangan dianggap selesai, tetapi menjadi pijakan awal untuk langkah berikutnya,” ucapnya.

Ia menilai keberlanjutan pembangunan akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Menurutnya, persoalan mendasar seperti banjir dan pengelolaan lingkungan tidak dapat diselesaikan secara parsial.

“Masalah perkotaan membutuhkan kerja bersama lintas pemerintahan,” jelas Sigit.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dinilainya tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan kebijakan. Kehadiran pemerintah di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program.

“Pemprov harus hadir dalam pelaksanaan, bukan hanya menyusun rencana,” ujarnya.

Sigit juga menyinggung dukungan pemerintah provinsi dalam penyediaan air bersih dan peningkatan layanan PDAM sebagai bentuk komitmen nyata. Ia menilai sektor tersebut sangat krusial bagi masyarakat perkotaan.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan dukungan terhadap PDAM menunjukkan keseriusan pemerintah,” katanya.

Menurutnya, perhatian terhadap kawasan perkotaan menjadi semakin penting mengingat sebagian besar penduduk Kalimantan Timur bermukim di kota-kota besar, termasuk Balikpapan. Kondisi ini, kata dia, menuntut kebijakan pembangunan yang inklusif.

“Mayoritas masyarakat tinggal di kota, sehingga pembangunan harus berpihak pada kebutuhan perkotaan,” tuturnya.

Dalam konteks tersebut, Sigit memastikan DPRD Kalimantan Timur akan terus mendorong kolaborasi antarpemerintah agar pembangunan berjalan seimbang dan berkelanjutan.

“DPRD siap mendukung langkah-langkah yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan agar penataan lingkungan tidak berhenti sebagai capaian simbolik semata. Menurutnya, tantangan terbesar justru terletak pada upaya menjaga dan meningkatkan hasil yang telah dicapai.

“Keberhasilan ini harus dirawat dan dilanjutkan, bukan sekadar menjadi catatan prestasi,” pungkas Sigit. (DPRD KALTIM/ADV/Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *