Tongkang Hantam Pipa Distribusi Perumda di Teras Samarinda, Layanan Air Dipastikan Tetap Berjalan

oleh -205 Dilihat
KSOP Samarinda melakukan penecekan di lokasi pipa yang tertabrak tongkang (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Sebuah tongkang yang hanyut akibat cuaca buruk menyenggol pipa distribusi milik Perumda Tirta Kencana Samarinda di kawasan Teras Samarinda pada Senin (15/6) sekitar pukul 13.30 Wita. Insiden tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Tepian.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda bersama perwakilan perusahaan pemilik kapal dan Perumda Tirta Kencana langsung melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda, Capt. Sahrun, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada kerusakan signifikan pada jaringan pipa. Benturan hanya menyebabkan terjadinya pergeseran pada posisi pipa.

“Setelah dilakukan pengecekan bersama, kondisi pipa masih aman. Memang terdapat pergeseran, namun hal tersebut sudah disepakati untuk segera diperbaiki oleh pihak perusahaan bersama Perumda dalam waktu sekitar dua hari sehingga kondisinya dapat kembali normal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tongkang tersebut sebelumnya sedang menunggu proses pengolongan sebelum naik, namun tiba-tiba diterpa angin kencang dan hujan deras sehingga bergeser mendekati kawasan Teras Samarinda dan menyenggol pipa distribusi air.

KSOP juga telah mempertemukan pihak perusahaan pemilik tongkang dengan Perumda Tirta Kencana guna membahas penyelesaian insiden tersebut. Dari hasil pertemuan itu, perusahaan menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan.

Perwakilan perusahaan, Abdul Salam, menegaskan pihaknya tidak akan menghindari tanggung jawab meski kejadian tersebut terjadi akibat faktor cuaca ekstrem.

“Kami dari perusahaan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Tidak ada unsur kesengajaan, namun kami tetap siap menanggung seluruh proses perbaikan,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan kapten kapal, hujan deras dan angin kencang membuat Tugboat bernama Raja Samudera yang menarik tongkang Fery 17 milik PT Danny Samudera Raya Line bergeser hingga menyentuh pipa milik Perumda.

Sementara itu, Staf Divisi Humas Perumda Tirta Kencana Samarinda, Taufik, menyampaikan bahwa tim distribusi langsung turun ke lapangan begitu menerima informasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa klem pipa terbuka akibat benturan dan terjadi pergeseran pada pipa distribusi berdiameter 700 milimeter.

Meski demikian, ia memastikan layanan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan yang berarti.

“Alhamdulillah pendistribusian air kepada warga Kota Samarinda masih berlangsung lancar. Perbaikan akan dilakukan secepatnya dan diperkirakan selesai dalam waktu sekitar dua hari. Seluruh biaya perbaikan juga menjadi tanggung jawab pihak perusahaan pemilik tongkang,” jelasnya.

Perumda juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir karena suplai air bersih tetap mengalir. Apabila selama proses perbaikan terjadi penurunan tekanan atau debit air, kondisi tersebut hanya bersifat sementara.

“Air tetap mengalir ke pelanggan. Kalau pun ada penurunan debit saat pekerjaan berlangsung, sifatnya hanya sementara dan kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” tutup Taufik. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *