ULASANKALTIM.ID, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, meresmikan Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Segiri yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Senin (25/11/24). Peresmian ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Samarinda untuk memperbaiki infrastruktur kota dan mendukung kemajuan bidang olahraga di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Andi Harun mengawali acara dengan mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang memungkinkan acara ini dapat berlangsung dengan lancar. Ia juga menyampaikan harapan agar GOR Segiri dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Samarinda, khususnya dalam dunia olahraga.
“Tidak lupa, kita juga menyampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah memberikan teladan hidup bagi umatnya. Semoga pembangunan dan renovasi ini dapat memberi dampak positif bagi kemajuan kota,” ujar Andi Harun di hadapan para undangan.
Menurut Andi Harun, Kota Samarinda yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur tengah berusaha menjadi kota yang lebih maju, modern, dan beradab. Hal ini membutuhkan pembenahan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur dan fasilitas publik yang dapat menunjang aktivitas masyarakat.
Kompleks Stadion Segiri sendiri telah dibangun sejak era 1960-1970 dan sempat direnovasi menjelang pelaksanaan PON XVII/2008. Namun, sejak tahun 1980-an, GOR Segiri belum pernah mengalami perbaikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Samarinda memutuskan untuk melakukan rehabilitasi total terhadap bangunan ini.

Rehabilitasi besar-besaran dimulai pada tahun 2023 dengan fokus pada perbaikan tampilan luar GOR Segiri. Anggaran untuk renovasi tersebut mencapai Rp 36,2 miliar. Renovasi kemudian dilanjutkan pada tahun 2024 dengan penataan interior dan peningkatan fasilitas, yang menelan biaya sebesar Rp 39 miliar. Proses renovasi ini diperkirakan memakan waktu selama 210 hari kalender.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah pada fasad gedung yang kini dihiasi dengan 104 tameng khas yang melambangkan identitas budaya Kota Samarinda. Tameng yang terbuat dari rotan sintetis ini tidak hanya memperindah tampilan GOR Segiri, tetapi juga memberikan manfaat praktis dengan menurunkan suhu di dalam ruangan hingga 3 derajat Celsius. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban pada sistem pendingin ruangan.
Motif-motif yang ada pada tameng ini sangat kaya makna. Misalnya, motif Lebba Suasa yang menggambarkan kekayaan budaya lokal, atau Coka Manipi yang terinspirasi dari kisah seorang putri yang memimpikan keindahan swargaloka. Ada juga motif Garanso yang melambangkan karakter tegas, serta Kammumu yang terkenal karena hubungannya dengan Wakil Presiden Mohammad Hatta.
Selain perubahan pada fasad, GOR Segiri kini tampil lebih cerah berkat pencahayaan yang lebih memadai. Tribun yang sebelumnya tidak nyaman kini telah dilengkapi dengan kursi single seat yang lebih modern, sementara area VIP disediakan untuk 45 orang, dengan kapasitas total gedung mencapai 1.075 orang.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, fasilitas di dalam GOR Segiri juga diperbarui. Ruangan-ruangan di dalam gedung kini dilengkapi dengan AC tipe chiller dan split, peredam suara untuk kenyamanan penonton, serta videotron outdoor. Sistem keamanan pun diperkuat dengan pemasangan 36 unit CCTV di berbagai sudut gedung.
Selain itu, GOR Segiri juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain ruang aula dengan finishing epoxy yang terinspirasi dari lantai The Jakarta Arena dan Gelora Bung Karno (GBK), ruang ticketing, ruang ganti pria dan wanita, office room, ruang kontrol, gudang, serta toilet VIP dan khusus difabel.
Dengan selesainya revitalisasi GOR Segiri, diharapkan gedung ini tidak hanya akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan olahraga di Kota Samarinda, tetapi juga menjadi ikon baru dengan desain yang lebih modern dan representatif. Pemkot Samarinda berharap fasilitas ini dapat memacu semangat olahraga dan memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang hadir. (FZI)










