Ulasankaltim.id, Nusantara – Langit Nusantara masih basah oleh embun pagi ketika langkah para pelari trail mulai menyusuri kawasan yang perlahan tumbuh menjadi pusat peradaban baru Indonesia. Di tengah sunyi hutan Kalimantan, Rabu (12/11/25), Otorita Ibu Kota Nusantara membuka rangkaian Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) dan Borneo Ultra Mixed Trail (BUMT) Nusantara. Momen ini menjadi awal dari perhelatan olahraga yang menggabungkan kekuatan fisik, kecintaan alam, dan semangat membangun IKN.
Penyelenggaraan kejuaraan berlangsung pada 12 hingga 16 November 2025, melibatkan sembilan kontingen dari berbagai provinsi, mulai dari Jambi hingga Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut diawali dengan penanaman pohon lokal Kalimantan sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bentuk dukungan terhadap ekosistem Nusantara.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kejuaraan lari trail memberikan ruang bagi kolaborasi lintas komunitas dalam mewujudkan pembangunan IKN yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menilai kegiatan ini selaras dengan karakter pelari trail yang identik dengan kepedulian terhadap alam.
Dalam sambutannya sebelum menekan tombol tanda dimulainya Kejurnas ALTI 2025, Basuki menegaskan bahwa Otorita IKN akan terus memberi dukungan pada penyelenggaraan lari trail. Ia juga menyebut bahwa kesamaan visi antara komunitas lari dan pembangunan Nusantara menjadi alasan kuat untuk keberlanjutan kegiatan ini.
Selain sebagai ajang kompetisi nasional, kegiatan ini turut menjadi wadah bagi para atlet untuk memperkuat solidaritas antardaerah. Jalur lari yang melalui kawasan hutan dan ruang terbuka Nusantara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karakter lingkungan IKN yang tengah dikembangkan.
Otorita IKN menekankan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian atletik, tetapi juga pada edukasi lingkungan. Dengan penanaman pohon dan pengenalan jalur hijau, peserta turut dilibatkan dalam upaya menjaga keberlanjutan kawasan.
Di sisi lain, kejuaraan ini menjadi momentum untuk mengkomunikasikan identitas IKN sebagai kota hijau yang mengutamakan ekologi, kesehatan, dan kualitas hidup. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Otorita IKN berharap masyarakat semakin memahami arah pembangunan Nusantara yang berbasis lingkungan.
Dengan berlangsungnya Kejurnas ALTI dan BUMT Nusantara, Otorita IKN mempertegas komitmennya menghadirkan ruang bagi kegiatan masyarakat yang bernilai positif. Perhelatan ini diharapkan menjadi agenda rutin, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai pusat aktivitas olahraga dan komunitas di masa depan. (Fer)








