Ulasankaltim.id, Samarinda – Sore yang semula berjalan biasa di Jalan Abdul Hasan, Samarinda, mendadak berubah tegang ketika asap gelap terlihat keluar dari lantai atas sebuah ruko. Sumber kepulan itu berasal dari Toko Surya Phone, dan dalam waktu singkat api membesar hingga memicu kepanikan di dalam bangunan.
Kebakaran terjadi pada Rabu (11/02/26) sekitar pukul 16.05 Wita di toko penjualan ponsel yang berada di kawasan Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Saat insiden berlangsung, kegiatan jual beli tengah ramai oleh pengunjung.
Titik awal api terdeteksi muncul dari lantai dua bangunan, tepatnya di area penyimpanan aksesori telepon seluler. Banyaknya barang berbahan plastik dan perangkat elektronik membuat api cepat menyebar ke bagian belakang lantai tersebut.
Kemunculan asap tebal secara mendadak membuat karyawan dan pembeli segera menghentikan aktivitas dan berusaha keluar dari ruko. Mereka menyelamatkan diri sebelum api meluas ke area lain.
Seorang saksi, Dewi (35), yang berada di sekitar lokasi, menyebut api terlihat berasal dari lantai atas. Ia mengatakan para pegawai langsung meninggalkan ruangan setelah melihat asap mulai memenuhi bagian dalam bangunan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.00 Wita. Setelah menerima informasi, petugas langsung mengerahkan armada menuju lokasi kebakaran.
Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH, menyampaikan dugaan awal penyebab kebakaran adalah gangguan kelistrikan. Ia menuturkan korsleting kemungkinan berasal dari unit pendingin udara yang terpasang di lantai dua.
Menurut Hendra, bangunan tersebut terdiri dari dua pintu ruko, namun api hanya menghanguskan satu unit. Sumber api terpusat di bagian belakang lantai dua dan tidak merambat ke bangunan di sisi lain.
Petugas pemadam menghadapi kesulitan saat memasuki area dalam bangunan. Kondisi ruangan yang dipenuhi barang dagangan tersusun rapat membuat akses menuju titik api menjadi terbatas.
Untuk memadamkan kebakaran, Disdamkarmat mengerahkan 12 unit mobil pemadam, termasuk armada milik pemerintah, pihak swasta, serta bantuan relawan. Lima posko pemadam ikut dilibatkan untuk mempercepat pengendalian situasi dan mencegah api menjalar ke bangunan sekitar.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun satu orang warga dilaporkan mengalami syok akibat kejadian dan dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.
Kejadian itu menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang mendekat ke lokasi. Pihak pemadam kebakaran mengingatkan masyarakat agar menjaga jarak demi keselamatan, karena risiko runtuhan material bangunan dapat membahayakan orang di sekitar area kebakaran. (Fdy)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









