KSOP Samarinda Perketat Pengawasan Tiket dan Sediakan Tempat Istirahat bagi Pemudik

oleh -264 Dilihat
Situsai di Pelabuhan Samarinda (Foto : Fdy)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Gelombang pergerakan warga yang bersiap pulang kampung mulai membentuk ritme baru di Pelabuhan Samarinda. Di tengah peningkatan aktivitas itu, otoritas pelabuhan memperkuat layanan untuk memastikan setiap calon penumpang dapat menjalani proses keberangkatan dengan tertib dan nyaman.

Upaya tersebut dilakukan oleh Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Samarinda yang bekerja sama dengan PT Pelindo Regional IV Samarinda. Kedua pihak menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan kedatangan pemudik yang mulai berdatangan lebih awal dari jadwal keberangkatan kapal.

Fasilitas yang disediakan antara lain pemanfaatan area terminal penumpang sebagai tempat beristirahat sementara. Ruang tunggu ini diperuntukkan bagi penumpang yang telah tiba lebih dahulu dan membutuhkan lokasi yang aman serta nyaman untuk menunggu keberangkatan.

Pelaksana Harian Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Ridha Rengreng, menyatakan bahwa kebijakan tersebut diambil setelah melihat kecenderungan kedatangan penumpang dari berbagai daerah dalam beberapa waktu terakhir.

Ia menjelaskan, sejumlah pemudik berasal dari wilayah seperti Sangatta, Bontang, hingga Berau. Jarak tempuh yang cukup panjang membuat mereka memilih tiba lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kapal.

Menurut Ridha, penyediaan fasilitas ini juga berfungsi untuk menjaga keteraturan di lingkungan pelabuhan. Dengan adanya ruang tunggu yang memadai, penumpang tidak perlu menunggu di luar area yang kurang representatif.

Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah pemudik yang akan memanfaatkan fasilitas menginap diperkirakan berkisar antara 200 hingga 300 orang. Angka tersebut dinilai masih dalam batas yang dapat ditangani oleh kapasitas terminal.

Sementara itu, jadwal awal arus mudik melalui jalur laut dari Samarinda akan dimulai dengan keberangkatan KM Prince Soya pada Minggu, 15 Maret 2026. Kapal ini memiliki daya angkut sekitar 1.800 penumpang.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan, KSOP melakukan pengawasan terhadap penjualan tiket. Koordinasi dengan operator tiket dilakukan agar jumlah penumpang tidak melampaui kapasitas kapal.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pelayaran. Otoritas pelabuhan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap batas kapasitas demi menghindari potensi risiko di laut.

Selain pengaturan penumpang, pengamanan kawasan pelabuhan juga diperkuat. Posko terpadu angkutan Lebaran didirikan untuk mendukung kelancaran operasional selama periode mudik.

Petugas dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, KSOP, Pelindo, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan diterjunkan untuk berjaga. Mereka bertugas mengawasi situasi sekaligus memberikan bantuan kepada penumpang.

Melalui berbagai langkah tersebut, KSOP berharap arus mudik di Pelabuhan Samarinda dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan serta memastikan tiket telah dimiliki sebelum tiba di pelabuhan. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *