Jargas 2025 Disambut DPRD Kaltim: Hemat, Aman, dan Siap Mengubah Kota Samarinda

oleh -281 Dilihat
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Di tengah dorongan nasional menuju energi bersih, Samarinda menjadi salah satu kota yang disorot. Tahun 2025 membawa kabar besar ketika pemerintah pusat menetapkan daerah ini sebagai penerima ribuan sambungan jaringan gas bumi, sebuah langkah yang dinilai dapat mengubah wajah kebutuhan energi rumah tangga di kota tersebut.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, Samarinda akan mendapatkan 7.619 sambungan rumah (SR) yang sepenuhnya dibiayai melalui APBN 2025. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses energi alternatif yang lebih stabil dan ramah lingkungan.

Dua kelurahan masuk dalam daftar prioritas pemasangan. Kelurahan Sidomulyo di Kecamatan Samarinda Ilir menerima 1.126 SR, sementara Kelurahan Sungai Pinang Dalam di Kecamatan Sungai Pinang mendapatkan porsi terbesar, yakni 6.496 SR.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin, menyampaikan apresiasi atas realisasi program tersebut. Ia menilai jargas mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jaringan gas tidak hanya membantu menekan biaya energi rumah tangga, tetapi juga mendukung peralihan menuju penggunaan energi yang lebih bersih,” ungkapnya.

Meski begitu, Jahidin mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek pemerataan. Pemasangan yang baru menjangkau dua kelurahan berpotensi memunculkan ketidakpuasan dari warga di wilayah lain.

“Pertanyaan dari masyarakat pasti muncul jika hanya sebagian wilayah yang diprioritaskan. Karena itu, saya berharap pemerintah memperluas pemasangan jargas secara bertahap,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat memberikan dukungan selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, pembangunan infrastruktur gas bumi kerap menimbulkan gangguan sementara.

“Penggalian jalan atau trotoar mungkin menghambat aktivitas warga. Namun setelah selesai, manfaatnya akan jauh lebih besar karena proyek ini dikerjakan sesuai standar keselamatan,” jelasnya.

Selain itu, Jahidin mendorong Kementerian ESDM agar tidak hanya berfokus pada Samarinda. Ia menilai kabupaten dan kota lain di Kaltim juga membutuhkan akses energi hemat dan aman.

“Masyarakat di daerah lain memiliki hak yang sama untuk menikmati energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya memastikan.

Dengan tambahan ribuan sambungan rumah tahun depan, Samarinda dinilai semakin siap mempercepat transformasi menuju kota dengan sistem energi modern dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda transisi energi bersih yang dicanangkan pemerintah.  (DPRD KALTIM/ADV/Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *