Cemas Dua Hari Tak Dihubungi, Mantan Istri Temukan Jenazah di Kontrakan

oleh -321 Dilihat
Proses Evakuasi Jenazah oleh PMI ke Rumah Sakit (Foto : FER)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda — Warga Jalan Antasari Gang Karya RT 07, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya. Korban diketahui bernama Ahmad Fauzi (50), seorang tukang parkir yang telah tinggal di kawasan tersebut selama empat tahun terakhir.

Penemuan jenazah korban pertama kali dilaporkan oleh mantan istrinya, Mujiana (55). Mujiana merasa khawatir karena sudah dua hari tidak bisa menghubungi korban. Akhirnya, ia memutuskan untuk datang langsung ke kontrakan korban di Jalan Antasari Gang Karya pada pukul 13.30 WITA.

“Sekira pukul 13.30 WITA saya tiba di depan kontrakannya. Saya langsung naik ke lantai dua dan mengetuk pintu kamarnya. Cukup lama mengetuk pintu, namun tidak ada respons dari mantan suami saya. Ketika saya membuka kamar, saya menemukan dia dalam kondisi terbaring dengan posisi miring. Saat saya mencoba membangunkannya, ternyata tubuhnya sudah kaku,” ujar Mujiana.

Ketua RT 07, Pak Yadi, yang ditemui di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa korban selama ini belum pernah melapor secara resmi sebagai warga di wilayah tersebut. “Kami tidak pernah menerima laporan dari korban sejak dia tinggal di sini,” kata Yadi.

Babinkamtibmas Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Bripka Muhammad Yusuf, juga berada di lokasi setelah mendapat laporan dari Ketua RT melalui sambungan telepon. “Saya dan Pak Babinsa, Serma Surata, langsung merespons laporan ini dan menghubungi Polsek Sungai Kunjang.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI Samarinda ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Yusuf.

Ketika ditanya tentang kemungkinan adanya tanda-tanda kekerasan, Bripka Yusuf menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan Polsek Sungai Kunjang atau Polresta Samarinda,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait penyebab kematian Ahmad Fauzi. Pihak kepolisian dan tim medis masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab kematian korban. (FER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *