Apresiasi Marbot dan Guru Agama, Kaltim Gulirkan Program Religi

oleh -344 Dilihat
Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud saat berada di Kutai Barat (Foto : Humas Pemprov)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Kutai Barat – Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud atau yang dikenal dengan sapaan Harum, secara simbolis menyerahkan penghargaan Gratispol Umroh dan Perjalanan Religi kepada para marbot dan penjaga rumah ibadah se-Kalimantan Timur.

Acara ini berlangsung pada Sabtu (21/6/2025) di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Ratusan penerima dari berbagai agama hadir mengikuti prosesi penyerahan yang berlangsung secara khidmat.

Kutai Barat menjadi lokasi pertama pelaksanaan program ini. Dalam sambutannya, Gubernur Harum menegaskan bahwa pembangunan harus dimulai dari wilayah terluar dan pinggiran.

“Kami ingin menunjukkan bahwa daerah yang jauh pun menjadi prioritas. Inilah bentuk kehadiran nyata pemerintah,” ujar Harum di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Program Gratispol merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi para penjaga rumah ibadah yang selama ini berperan menjaga kerukunan dan ketertiban keagamaan di tengah masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Gubernur juga meluncurkan program Jospol, yang menyediakan insentif bagi para guru agama. Ia menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari keadilan sosial yang inklusif.

“Negara hadir untuk semua. Program ini ditujukan bagi mereka yang selama ini kurang mendapat perhatian, meski memiliki peran penting,” tegasnya.

Harum menekankan bahwa Gratispol bukan sekadar janji kampanye. Ia memastikan komitmen pemerintah provinsi untuk menepati janji yang telah disampaikan kepada rakyat.

“Kami tidak ingin hanya menjanjikan, tapi mewujudkan. Ini bukan sekadar simbolik, ini adalah bukti kerja,” katanya.

Perhatian pemerintah terhadap profesi marbot, guru agama, dan penjaga rumah ibadah menurutnya adalah bentuk penghargaan terhadap kerja-kerja sunyi yang jarang tersorot publik.

Data yang dihimpun Pemerintah Provinsi menunjukkan terdapat 3.405 penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur, dengan rincian: Islam sebanyak 2.699 orang, Kristen 541 orang, Katolik 146 orang, Hindu 19 orang, Buddha 22 orang, dan Konghucu 15 orang.

Gubernur menegaskan bahwa semua penjaga rumah ibadah dari berbagai agama mendapat perlakuan yang setara dalam program ini. Ia menyebut program tersebut sebagai penghormatan, bukan pemberian semata.

“Ini bukan hadiah, tapi penghargaan atas pengabdian tanpa pamrih dari Bapak dan Ibu semua,” katanya.

Lebih lanjut, Harum berharap program ini dapat menjadi pemicu semangat kebersamaan serta memperkuat jalinan antarumat beragama di Kalimantan Timur.

“Kami ingin ini menjadi jembatan silaturahmi, bukan hanya bantuan material, tapi juga sosial dan spiritual,” ungkapnya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada beberapa perwakilan dari lintas agama. Para penerima terlihat haru dan antusias menerima penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Gubernur.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kalimantan Timur Hj. Sarifah Suraidah Harum, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, dan Wakil Bupati Nanang Adrian.

Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, juga hadir bersama Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Yadi Sofyan Noor, serta jajaran Forkopimda dan perangkat daerah Kaltim.

Acara berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan diselingi doa lintas agama. Para tokoh agama menyambut baik kebijakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok akar rumput.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap bisa menghadirkan rasa keadilan dan pengakuan atas kerja-kerja sosial yang selama ini luput dari perhatian.

Gubernur menutup sambutannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga harmoni dan saling mendukung dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan spiritual harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *