Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana sore yang tenang di bantaran Sungai Keledang mendadak berubah mencekam. Warga RT 14, Kecamatan Samarinda Seberang, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria di atas Kapal Patroli (KP) Senumpak, Jumat (20/6/2025).
Korban diketahui berinisial ME, berusia 49 tahun. Ia merupakan penjaga malam di kapal tersebut yang baru bersandar di kawasan itu sekitar dua pekan terakhir.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh sekelompok anak-anak yang tengah bermain di sekitar dermaga. Mereka melihat tubuh korban terbujur kaku di dek kapal sekitar pukul 15.30 Wita, lalu segera memberitahukan warga setempat.
Ketua RT 14, Abidin, membenarkan bahwa korban bukanlah warga setempat, namun dikenal akrab dengan masyarakat sekitar. ME tercatat sebagai warga Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.
“Almarhum dikenal ramah, sering ikut salat berjamaah di musala, dan aktif menyapa warga meski tinggal di kapal,” ujar Abidin saat ditemui di lokasi kejadian.
Kerabat korban, Aminah, mengatakan bahwa terakhir kali melihat ME dalam kondisi sehat pada Rabu malam. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan maupun keluhan dari korban saat itu.
“Dia datang ke rumah, ngobrol seperti biasa. Enggak ada keluhan, bahkan masih sempat bercanda,” tutur Aminah.
Petugas keamanan lingkungan bersama warga segera melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang. Tak lama kemudian, tim dari Polsek Samarinda Seberang tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.
Hasil pengamatan awal dan keterangan para saksi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Polisi menduga korban meninggal dunia secara wajar, kemungkinan karena faktor kesehatan.
Jenazah ME telah dievakuasi dari lokasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga telah dihubungi dan dimintai keterangan oleh petugas.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian. Tidak ditemukan barang-barang korban yang hilang maupun kondisi mencurigakan di kapal.
Peristiwa ini meninggalkan duka bagi warga sekitar kapal yang mengaku kehilangan sosok yang dikenal hangat dan bersahabat. Masyarakat kini menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib. (Fer)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









