Berhenti Mendadak di Lampu Hijau, Pengemudi Toyota Rocky Tewas dalam Keadaan Tak Sadarkan Diri

oleh -312 Dilihat
Petugas damkar saat mencoba memecahkan kaca mobil bagian belakang agar bisa membuka pintu mobil (Foto : Istimewa)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Sebuah mobil Toyota Rocky dengan nomor polisi KT 1719 WW mendadak berhenti dan tak bergerak meskipun lampu lalu lintas sudah menunjukkan hijau di persimpangan Sempaja, Jalan Wahid Hasyim 1, pada Senin sore sekitar pukul 18.00 WITA.

Awalnya, pengendara lain mengira mobil tersebut mengalami kerusakan atau pengemudi sedang lengah. Namun, kecurigaan muncul ketika pengemudi terlihat bergerak tak wajar di dalam mobil, seperti mengalami kejang. Hal ini memicu sejumlah warga sekitar untuk segera mencari bantuan.

Beberapa warga bergegas menuju Posko 2 Pemadam Kebakaran Samarinda yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di tempat kejadian dalam waktu singkat langsung mengambil langkah darurat dengan memecahkan kaca samping belakang mobil untuk mengevakuasi pengemudi yang tak sadarkan diri.

“Kami melihat pengemudi yang tidak responsif dari luar kaca. Karena tidak ada akses lain, kami memutuskan untuk memecahkan kaca mobil dan memberikan pertolongan,” ujar Ichwan Wahyudin, salah satu petugas Damkar.

Setelah berhasil membuka pintu, petugas menemukan pengemudi bernama Alpian (56), warga Jalan Wahid Hasyim 2, Sempaja Utara, dalam kondisi tak sadarkan diri. Petugas kemudian memindahkan korban ke kursi penumpang depan untuk memudahkan evakuasi, dan mobil langsung dikendarai oleh petugas Damkar menuju RSUD AW Sjahranie dengan pengawalan ketat.

Sesampainya di rumah sakit, tim medis segera memberikan pertolongan, namun sayang, beberapa menit kemudian dokter menyatakan bahwa Alpian telah meninggal dunia. “Pasien sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat tiba di rumah sakit. Riwayat kesehatan keluarga menyebutkan korban memiliki asma, dan kami juga menemukan inhaler di dalam mobilnya. Namun, penyebab pastinya masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Ichwan.

Pihak kepolisian yang segera datang ke lokasi langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan serangan medis mendadak, seperti asma akut atau serangan jantung. (FZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *