Ulasankaltim.id, Samarinda – Turnamen E-sports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Kapolresta Samarinda Cup 2026 resmi dibuka pada Senin malam (29/6) di Markas Komando (Mako) Polresta Samarinda.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, serta dihadiri jajaran Pejabat Utama Polresta Samarinda dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, H. Muslimin.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ini digelar selama dua hari, yakni 29–30 Juni 2026. Sebanyak 32 tim atau 160 peserta dari Kosta Samarinda ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ketua panitia pelaksana, IPDA Arie Soeharyadi, mengatakan turnamen ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet e-sports berbakat yang nantinya dapat bersaing di tingkat nasional.
“Hari ini kita mulai Turnamen Kapolresta Samarinda MLBB 2026. Harapan kami, melalui kegiatan ini dapat menjaring bibit atlet nasional e-sports, khususnya Mobile Legends, dengan usia di bawah 22 tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh peserta merupakan warga berdomisili di Samarinda sesuai ketentuan dari Mabes Polri. Bagi peserta yang masih berusia 16 tahun diwajibkan melampirkan surat persetujuan dari orang tua atau wali.
“Peserta yang terdaftar saat ini sebanyak 160 orang yang terdiri dari 32 tim, masing-masing tim beranggotakan lima orang. Seluruh peserta berdomisili di Samarinda sesuai ketentuan dari Mabes Polri,” jelasnya.
Menurut Arie, antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini sangat tinggi. Bahkan jumlah pendaftar melebihi kuota yang telah ditetapkan panitia.
“Antusiasnya luar biasa. Sebenarnya jumlah pendaftar lebih dari 32 tim. Namun karena keterbatasan waktu menjelang 1 Juli, akhirnya diputuskan hanya 32 tim yang dapat mengikuti pertandingan,” katanya.
Terkait peluang para juara, Arie mengungkapkan bahwa pemenang berpeluang mewakili daerah menuju ajang yang lebih tinggi.
“Rencananya memang seperti itu, namun untuk mekanismenya nanti akan kami informasikan kembali setelah ada perkembangan dari daerah-daerah lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Samarinda, H. Muslimin, mengapresiasi langkah Polresta Samarinda yang menggelar kompetisi e-sports sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.
“Pertandingan e-sports yang digagas Kapolresta Samarinda dalam rangka persiapan Piala Kapolri menjadi kebanggaan bagi kita. Ternyata antusiasme masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, sangat besar. Kita berharap melalui Kapolresta Cup ini akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di kejuaraan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa e-sports kini telah menjadi cabang olahraga resmi yang berada di bawah naungan KONI dan telah dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga SEA Games.
“E-sports sudah menjadi cabang olahraga resmi di bawah naungan KONI. Bahkan di SEA Games maupun PON juga dipertandingkan. Ini menunjukkan bahwa e-sports memiliki masa depan yang sangat baik bagi generasi muda,” katanya.
Menurut Muslimin, Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi serupa sebagai upaya mencetak atlet berprestasi.
*“Kami berharap dari Kapolresta Cup ini lahir atlet-atlet potensial yang nantinya menjadi kebanggaan Kota Samarinda dan Kalimantan Timur. Atas nama Disporapar, kami memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolresta Hendri Umar yang telah menggagas kegiatan ini serta kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakannya,” tutupnya. (Yanur)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









