Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana pagi di kawasan permukiman padat di Jalan Otto Iskandar Dinata mendadak berubah mencekam setelah seorang pria ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah kos, Rabu (18/2/26). Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda. Korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun dan ditemukan dalam posisi terlungkup di area tangga bangunan kos.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan kos bernama Ita sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, ia datang untuk memulai pekerjaan rutinnya membersihkan bangunan.
Menurut Ita, ia melihat tubuh korban sudah tergeletak saat hendak menaiki tangga. Ia kemudian segera memanggil pemilik kos untuk melaporkan temuan tersebut.
Ita menjelaskan, posisi korban dalam keadaan telungkup. Ia juga melihat adanya luka pada bagian tangan serta perubahan warna pada wajah korban.
“Posisinya telungkup. Tangannya ada luka, dan pipinya bengkak membiru keunguan,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Setelah memastikan korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, pemilik kos segera menghubungi pihak kepolisian dan keluarga korban untuk memberitahukan peristiwa tersebut.
Petugas dari Polresta Samarinda tiba di lokasi sekitar pukul 07.50 Wita setelah menerima laporan dari warga. Polisi langsung memasang garis pembatas dan melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara.
Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, membenarkan adanya penemuan jasad seorang pria di rumah kos tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami penyebab kematian korban.
“Terkait adanya dugaan tindak pidana, kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Tim Inafis masih bekerja mengumpulkan bukti di lapangan,” ujar Ipda Ilham.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang dianggap relevan. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk melengkapi proses penyelidikan.
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani visum guna memastikan penyebab kematian secara medis. Kepolisian menyatakan akan menyampaikan keterangan resmi setelah hasil pemeriksaan dan penyelidikan selesai dilakukan. (Fdy)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









