ULASANKALTIM.ID Samarinda, Selasa, 5 November 2024 — Pencarian hari kedua terhadap Rizaldy (14), korban tenggelam di perairan Sungai Mahakam, kawasan Dermaga Mahakam Ulu, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, dihentikan sementara pada pukul 17.30 WITA.
Upaya pencarian dilakukan sejak pagi oleh Tim Basarnas dan para relawan Samarinda. Berbagai alat utama SAR (alut SAR) air dikerahkan secara bergantian, termasuk dari Basarnas, Satpolairud Polresta Samarinda, Tagana Kaltim, Disdamkarmat Samarinda, Regana, dan Relawan BDN. Dengan memanfaatkan enam unit peralatan SAR, mereka menyisir radius tiga kilometer sepanjang Sungai Mahakam untuk mencari korban yang diduga terbawa arus.
Menurut Riky Efendy, Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, arus di bawah permukaan Sungai Mahakam sangat deras, meskipun dari permukaan terlihat tenang. Kondisi ini memungkinkan korban terbawa arus hingga jarak yang cukup jauh, sehingga tim melakukan pencarian secara menyeluruh pada area yang dicurigai.

Riky menambahkan bahwa pencarian hari ini menemui beberapa kendala, antara lain aktivitas kapal tugboat yang mengangkut ponton batubara. Tim harus berhati-hati agar tidak terlalu dekat dengan kapal-kapal besar tersebut. Selain itu, banyaknya puing-puing kayu di sungai juga menghambat upaya pencarian, pungkasnya.
Kejadian ini bermula pada Senin (4/11), ketika Rizaldy tenggelam di Sungai Mahakam saat berenang bersama temannya di kawasan Dermaga Sungai Kunjang. Hingga sore ini, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.
Pencarian akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WITA dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (FDY)










