Polda Kaltim Bangun RS Bhayangkara Tingkat IV di Samarinda, Target Operasi Awal 2026

oleh -381 Dilihat
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro bersama Gubernur Kaltim saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan RS. Bhayangkara (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Jakarta Polda Kalimantan Timur resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV di Samarinda. Peletakan batu pertama dilakukan Selasa, 23 Juli 2025, di Jalan HAMM Rifadin oleh Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro.

Pembangunan rumah sakit ini menjadi bagian dari upaya Polda Kaltim dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi anggota Polri, keluarga, serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Irjen Endar menegaskan bahwa keberadaan fasilitas ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. “Kami ingin menghadirkan fasilitas medis yang tidak hanya memadai, tetapi juga mudah diakses,” ujarnya.

Tahap awal proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas 91 tempat tidur. Jika berjalan sesuai rencana, konstruksi akan selesai pada akhir 2025, dan operasional awal akan dimulai pada tahun 2026.

Rumah sakit ini dirancang dengan fasilitas modern. Di antaranya adalah instalasi gawat darurat, dua ruang operasi, ruang bersalin, tujuh unit poliklinik, layanan hemodialisa, unit radiologi, serta laboratorium medis.

Selain itu, RS Bhayangkara Samarinda juga akan dilengkapi ruang kedokteran kepolisian dan ruang tahanan medis. Ini memungkinkan pelayanan kesehatan terpadu, termasuk penanganan medis untuk tahanan dalam proses hukum.

Kapasitas tempat tidur dibagi ke dalam beberapa kelas. Terdiri dari 2 unit VVIP, 8 unit VIP, 12 untuk kelas I, 16 kelas II, 44 tempat tidur standar, dan 8 unit ruang perawatan intensif.

Area rooftop rumah sakit akan dimanfaatkan sebagai kafe terbuka. Fasilitas ini disediakan untuk memberikan ruang relaksasi bagi tenaga medis maupun pengunjung.

Salah satu poin penting dalam pembangunan rumah sakit ini adalah integrasinya dengan layanan BPJS Kesehatan. Hal ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis yang berkualitas.

“Sistem layanan di rumah sakit ini akan mengikuti standar rumah sakit pemerintah,” tegas Irjen Endar, memastikan keterbukaan akses layanan bagi seluruh kalangan.

Lokasi rumah sakit yang strategis di Jalan HAMM Rifadin dipilih untuk memudahkan jangkauan layanan, terutama bagi warga di Samarinda dan sekitarnya.

Pembangunan ini juga diharapkan dapat mengurangi beban rumah sakit umum di wilayah tersebut, terutama dalam penanganan kasus-kasus medis yang berkaitan dengan tugas kepolisian.

Proyek ini melibatkan tim konstruksi profesional dan akan diawasi secara ketat agar selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis.

Dengan hadirnya RS Bhayangkara Tingkat IV, Polda Kaltim menegaskan kembali perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *