Kebakaran Hebat Landa Pasar Sukaraja di Penajam Paser Utara, Warga Panik

oleh -348 Dilihat
Personel gabungan dari Polresta Samarinda dan Polsek jajarannya telah dikerahkan untuk melakukan penertiban Balap Liar di kawasan-kawasan rawan. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

ULASANKALTIM,ID, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur – Suasana pasar Sukaraja di Rt 06 Kecamatan Sepaku berubah mencekam ketika api melalap area pasar (Impres Lama) tersebut pada Sabtu sore sekitar pukul 17.15 wita (26/10/2024).

Api yang tiba-tiba berkobar dengan cepat menghanguskan bangunan dan lapak-lapak pedagang, memicu kepanikan di antara pengunjung dan warga sekitar yang segera dievakuasi.

Sebuah video yang beredar di media sosial, diunggah oleh akun Instagram @infopenajam, memperlihatkan bagaimana api berkobar liar, melahap bangunan serta pohon besar di sekitar pasar. Gumpalan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, menyelimuti area pasar dan menambah kepanikan warga yang berkerumun di sekitar lokasi.

Tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dan masih terus berupaya memadamkan api. Kendati demikian, luasnya area yang terbakar dan besarnya kobaran api menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.

Menurut Kades Sukaraja Yaitu Sugiyanto menjelaskan, Dari peristiwa kebakaran tersebut terkonfirmasi setidaknya menghanguskan 3 unit rumah dengan 3 KK atau 10 jiwa. pungkasnya.

Belum ada informasi resmi terkait penyebab kebakaran ini maupun jumlah kerugian yang diderita. Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi kebakaran demi keselamatan dan memberikan akses bagi tim pemadam yang tengah berusaha keras mengendalikan situasi.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 17.45 wita dengan bantuan dari Pemadaman Kebakaran Kec. Sepaku, PUPR Pekerjaan IKN, Polsek Sepaku, Koramil Sepaku, Warga Pengusaha air tandon dan warga sekitar, serta dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal mula kebakaran yang melanda Pasar Sukaraja ini. (MR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *