Tujuh Menit Siaga: Simulasi Alarm Stelling di Polresta Samarinda Berjalan Lancar

oleh -135 Dilihat
Personil Polresta Samaarinda saat berada di posisinya untuk mengamankan Mako Polresta Samarina (Foto : Ist)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Polresta Samarinda menggelar latihan simulasi Alarm Stelling di halaman markas komando pada Kamis (25/9/25) pagi. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mengukur kesiapan personel menghadapi potensi ancaman keamanan.

Latihan dimulai tepat pukul 09.00 WITA. Suasana markas yang biasanya berjalan normal seketika berubah menjadi penuh siaga ketika alarm dibunyikan. Seluruh anggota bergerak cepat sesuai arahan dan prosedur yang berlaku.

Dalam hitungan detik, setiap personel menempati perannya masing-masing. Petugas di ruang administrasi segera mengamankan berkas dan dokumen penting. Langkah itu dilakukan untuk mencegah risiko kebocoran data apabila terjadi gangguan keamanan.

Sementara itu, personel dari Satuan Samapta mengambil alih senjata dari gudang persenjataan. Mereka kemudian ditempatkan pada titik-titik plotting yang telah ditentukan sebelumnya. Posisi lindung tembak dan lindung pandang juga disiapkan guna menghadapi kemungkinan serangan.

Seluruh rangkaian simulasi berjalan efektif. Hanya dalam waktu tujuh menit, formasi pengamanan sudah terbentuk sesuai rencana. Kecepatan ini menunjukkan kesiapan tim dalam menghadapi keadaan darurat.

Latihan tidak hanya melibatkan satu fungsi. Hampir seluruh satuan di Polresta Samarinda ikut ambil bagian. Di antaranya Satuan Samapta, Intelkam, Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Reserse Narkoba, hingga staf dan perwira menengah.

Pengamanan tahanan juga mendapat perhatian khusus. Sepuluh personel Sat Samapta ditempatkan di sekitar ruang tahanan. Kehadiran mereka menjadi tambahan kekuatan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di area tersebut.

Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Zarma Putra, S.Sos., menegaskan bahwa latihan rutin seperti ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, simulasi Alarm Stelling merupakan wujud komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan setiap anggota.

“Simulasi ini sangat penting dilaksanakan secara berkala. Tujuannya agar personel selalu siap menghadapi segala situasi, khususnya ancaman terhadap markas komando,” ujarnya dalam evaluasi kegiatan.

Zarma menambahkan, disiplin dan kecepatan bertindak menjadi kunci utama dalam latihan kali ini. Dengan simulasi yang realistis, setiap anggota diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya.

Selain itu, koordinasi antar-satuan menjadi bagian penting dalam latihan. Keterpaduan antar fungsi dipandang dapat memperkuat sistem pertahanan internal jika sewaktu-waktu terjadi ancaman nyata.

Setelah rangkaian simulasi selesai, Polresta Samarinda melaksanakan apel konsolidasi. Dalam apel tersebut, para komandan satuan memberikan evaluasi singkat terhadap jalannya kegiatan.

Hasil evaluasi menunjukkan latihan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Setiap fungsi dianggap mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai arahan.

Kegiatan kemudian ditutup pada pukul 09.40 WITA. Selama pelaksanaan, suasana di sekitar markas tetap aman, tertib, dan terkendali.

Dengan adanya simulasi ini, Polresta Samarinda berharap seluruh personel semakin siap menghadapi ancaman, baik dari dalam maupun luar. Latihan juga menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah bagian tak terpisahkan dari tugas kepolisian. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *