Satpol PP Samarinda Tertibkan Manusia Silver di Simpang Muara

oleh -265 Dilihat
Satpol PP Kota Samarinda Saat Mengamankan Manusia Silver di Simpang Muara Samarinda (Foto : Fdy)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda kembali melakukan penertiban terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), khususnya manusia silver, di kawasan Jalan Antasari Simpang Muara, Rabu (11/02).

Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Anis Siwantini, mengatakan penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas maraknya aktivitas manusia silver di persimpangan tersebut yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami melakukan penertiban khususnya di Simpang Muara terkait maraknya manusia silver. Sebenarnya kegiatan ini sudah sering kami lakukan. Namun, setiap kali kami datang untuk patroli dan monitoring, mereka biasanya langsung melarikan diri,” ujar Anis.

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati sekitar lima orang manusia silver berada di lokasi. Namun, setelah dilakukan pengejaran, hanya satu orang yang berhasil diamankan, sementara lainnya melarikan diri.

“Kurang lebih ada lima orang tadi di lokasi. Setelah kejar-kejaran, satu orang berhasil kami amankan, sedangkan yang lainnya kabur,” jelasnya.

Menjelang bulan Ramadan, Satpol PP memprediksi jumlah anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk manusia silver, berpotensi meningkat.

Kondisi ini kerap terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat serta tingginya praktik pemberian uang secara langsung di jalan maupun di sekitar tempat ibadah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anis menegaskan pihaknya akan terus melakukan patroli rutin dan monitoring di sejumlah titik rawan. Selain itu, pengawasan juga akan diperketat di sekitar tempat ibadah yang kerap menjadi lokasi aktivitas meminta-minta.

“Seperti biasa, kami akan melakukan patroli dan monitoring secara intens. Biasanya menjelang Ramadan memang cenderung meningkat, termasuk pengemis di sekitar tempat ibadah yang memanfaatkan momen untuk meminta belas kasihan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang secara langsung di jalan atau di sembarang tempat. Menurutnya, praktik tersebut justru dapat memicu bertambahnya jumlah pengemis dan manusia silver di ruang publik.

“Kami harapkan masyarakat dapat menyalurkan bantuan di tempat yang benar dan resmi. Jika ingin memberi, berikanlah melalui lembaga atau saluran yang tepat agar bisa disalurkan kepada yang benar-benar berhak. Jika terus diberi di jalan, jumlahnya justru akan semakin banyak,” tegas Anis.

Satpol PP Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan. (Fdy)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *