Ulasankaltim.id, Samarinda – Satuan Binmas Polresta Samarinda melakukan kegiatan sambang ke tokoh adat suku Jawa di Kota Samarinda. Jumat (7/2/25). Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca pleno penetapan Wali Kota serta Gubernur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dalam kunjungan tersebut, Kanit Bin Kamsa Sat Binmas Polresta Samarinda, AKP Danovan, menegaskan bahwa tugas utama kepolisian adalah memastikan situasi kamtibmas selalu dalam keadaan aman dan kondusif. Ia juga mengingatkan bahwa pasca penetapan hasil pleno KPU, situasi di tengah masyarakat perlu terus dipantau guna mengantisipasi potensi ketidakpuasan dari sejumlah pihak.
“Dengan adanya hasil pleno penetapan Wali Kota dan Gubernur yang telah ditetapkan oleh KPU, tidak menutup kemungkinan masih ada pendukung yang merasa tidak puas dengan hasil tersebut. Oleh karena itu, kami melakukan cooling system untuk meredam potensi gejolak di masyarakat,” ujar AKP Danovan.
Lebih lanjut, AKP Danovan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat, untuk bersama-sama menjaga suasana damai dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Kegiatan sambang ini mendapat sambutan baik dari tokoh adat suku Jawa di Samarinda. Mereka menyampaikan apresiasi atas upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya di tengah situasi pasca pemilu yang rawan akan ketegangan sosial.
Para tokoh adat juga menyatakan kesiapannya untuk membantu kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan damai kepada warga, sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini. Mereka berharap agar masyarakat tetap mengedepankan musyawarah dalam menyikapi hasil pemilu.
Selain menyampaikan himbauan kamtibmas, dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan bersama untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan. Diharapkan dengan komunikasi yang baik, berbagai permasalahan di masyarakat dapat diselesaikan dengan cara yang lebih bijak.
Satuan Binmas Polresta Samarinda berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sambang dan dialog dengan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum mereka. Hal ini sejalan dengan upaya kepolisian dalam mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga keamanan.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya keterlibatan aktif dari berbagai pihak, diharapkan stabilitas keamanan di Samarinda tetap terjaga pasca penetapan hasil pemilu.
Dengan langkah-langkah preventif yang telah dilakukan, diharapkan situasi di Kota Samarinda tetap aman, tertib, dan damai, serta masyarakat dapat kembali fokus pada aktivitas sehari-hari tanpa adanya gangguan keamanan. (Fer)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









