Remaja Diduga Tenggelam di Sungai Karang Mumus, Tim SAR Lakukan Pencarian

oleh -303 Dilihat
kepolisian dan warga berada di jembatan, lokasi diduga korban terakhir hilang tenggelam (Foto : Fer/Ulasankaltim.id)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Warga di kawasan Jalan Kesehatan Dalam, RT 31, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, digegerkan oleh peristiwa seorang remaja pria yang diduga tenggelam di Sungai Karang Mumus pada Kamis sore (23/10/25).

Korban diketahui bernama Muhammad Fajar (18), warga Jalan Damanhuri II, Perum Borneo Mukti 2, Kecamatan Sungai Pinang. Ia dilaporkan hilang setelah berenang bersama temannya di sungai tersebut sekitar pukul 16.30 Wita.

Menurut keterangan saksi, Sabrina (21), yang saat itu juga sedang berenang di lokasi, awalnya ia melihat dua pria muda yang turut berenang di sungai.

“Saya lihat dua orang pria ikut berenang juga, saya kira sebaya. Kami memang sering mandi di sungai, jadi saya ikut berenang sama mereka. Tapi karena saya tidak kuat, saya naik ke pinggir. Tidak lama kemudian warga heboh katanya ada yang tenggelam,” ujarnya.

Mendapat laporan adanya korban tenggelam, petugas gabungan dari Polresta Samarinda, BPBD, relawan, dan Pos SAR Samarinda segera tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita untuk melakukan pendataan serta upaya pencarian awal.

Tim SAR gabungan sedang melakukan koordinasi (Foto : Fer/Ulasankaltim.id)

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, membenarkan adanya laporan tersebut. “Kami menerima informasi adanya kejadian yang membahayakan manusia.

Korban diketahui bernama Muhammad Fajar, usia 18 tahun. Berdasarkan keterangan awal, korban berenang bersama temannya dan diduga kelelahan hingga akhirnya tenggelam,” jelasnya.

Mardi menambahkan, tim gabungan memutuskan untuk menunda penyelaman karena kondisi arus sungai yang deras dan waktu yang sudah malam.

“Kami sepakat malam ini tetap siaga di pos gabungan tidak jauh dari lokasi kejadian. Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi pukul 07.00 Wita,” pungkasnya.

Pantauan Ulasankaltim.id di lokasi hingga pukul 18.30 Wita, satu speedboat milik Satpolairud Polresta Samarinda dan sebuah rubber boat milik Pos SAR Samarinda telah dikerahkan untuk melakukan penyisiran besok pagi di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam.

Tim gabungan akan melanjutkan pencarian esok hari dengan fokus pada area sekitar lokasi awal kejadian, sambil berharap korban segera ditemukan. (Fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *