Ratusan Aparat Kawal Penertiban Bangunan di Lahan Pemkot Samarinda

oleh -305 Dilihat
Aparat Gabungan melaksanakan apel sebelum melakukan penertiban bangunan (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana pagi di Samarinda, Selasa (21/10), berubah tegang namun terkendali. Ratusan aparat gabungan berseragam tampak memenuhi kawasan yang menjadi lokasi penertiban bangunan di atas lahan milik Pemerintah Kota Samarinda. Di bawah terik matahari, mereka berdiri berbaris, bersiap mengamankan jalannya operasi yang telah direncanakan matang.

Penertiban tersebut merupakan langkah tegas pemerintah daerah dalam menata kembali aset milik Pemkot yang selama ini ditempati secara tidak sah oleh sejumlah warga. Meski berpotensi menimbulkan gesekan, kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Sebanyak 100 personel dari Polresta Samarinda diterjunkan untuk mendukung pengamanan di lapangan. Mereka bergabung dengan 30 anggota Brimob, puluhan personel TNI, serta 150 petugas Satpol PP yang bertindak sebagai pelaksana utama.

Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharuddin, menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Ia menegaskan, seluruh tahapan kegiatan telah melalui proses koordinasi antarlembaga.

“Penertiban ini sudah melalui sosialisasi dan koordinasi lintas instansi. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan sesuai prosedur,” ujar AKP Baharuddin saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, fokus kegiatan hari itu adalah membongkar bangunan yang berdiri di dalam area milik Pemkot Samarinda. Semua unsur di lapangan bekerja berdasarkan fungsi masing-masing agar pelaksanaan berjalan efektif.

“Semua unsur memiliki peran penting. Kami berupaya menjaga agar suasana tetap kondusif selama proses berlangsung,” tambahnya.

Meski ada sejumlah warga yang menyampaikan aspirasi, kegiatan tetap berjalan damai. AKP Baharuddin menyebut, Pemkot telah memberikan ruang dialog kepada masyarakat jauh sebelum penertiban dilakukan.

“Kalau aspirasi warga pasti ada, tapi semuanya sudah difasilitasi oleh pemerintah kota. Kami hanya memastikan pelaksanaan berlangsung aman,” katanya.

Ia menegaskan, kepolisian tidak terlibat dalam penentuan kebijakan penertiban. Tugas utama aparat hanyalah memastikan keamanan selama proses berlangsung.

“Kami hanya menjalankan fungsi pengamanan. Keputusan sepenuhnya berada di tangan Pemkot Samarinda,” tegas AKP Baharuddin.

Pihak kepolisian berharap, setelah kegiatan ini tidak ada lagi warga yang menempati lahan tanpa izin. Penertiban disebut telah melalui pertimbangan hukum dan administrasi yang panjang.

“Harapan kami, tidak ada lagi warga yang menempati lahan yang bukan haknya. Semua ini hasil keputusan resmi dari pemerintah kota,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Baharuddin juga menyampaikan apresiasi atas sinergi antarinstansi. Ia menilai, koordinasi yang solid menjadi faktor utama keberhasilan operasi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak. TNI, Brimob, Satpol PP, dan Polresta bekerja dalam satu komando yang terkoordinasi baik,” ucapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa sinergi aparat adalah bukti komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah secara profesional dan humanis. Penertiban pun selesai tanpa insiden, meninggalkan pesan bahwa penegakan aturan bisa berjalan tertib tanpa kekerasan. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *