Polresta Samarinda Sukses Bongkar 28 Kasus dalam Operasi Pekat Mahakam 2025

oleh -417 Dilihat
Polresta Samarinda melakukan konfrensi press pengungkapan kasus pada operasi pekat mahakam 2025 (Foto : Fer)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Polresta Samarinda menggelar konferensi pers terkait hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Mahakam 2025 di Markas Komando (Mako) Polresta Samarinda. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Kapolresta menjelaskan bahwa operasi ini berlangsung selama 21 hari, dimulai pada 17 Februari hingga 9 Maret 2025. Operasi tersebut menyasar berbagai tindak pidana ringan yang meresahkan masyarakat, seperti premanisme dan penjualan minuman keras ilegal.

“Operasi Pekat ini dilakukan untuk menindak pelaku kejahatan jalanan yang sering dikeluhkan warga. Kami fokus pada penanganan premanisme, penyalahgunaan senjata tajam, peredaran minuman keras ilegal, perjudian, hingga juru parkir liar,” ujar Kombes Pol Hendri Umar.

Dalam operasi tersebut, Polresta Samarinda berhasil mengungkap 28 kasus kejahatan dengan berbagai jenis tindak pidana. Rinciannya, enam kasus perjudian, lima kasus kepemilikan senjata tajam, serta 17 kasus pencurian.

Dari seluruh kasus yang terungkap, pihak kepolisian telah menetapkan 46 tersangka. Di antara mereka, dua orang merupakan target operasi (TO) kasus kepemilikan senjata tajam, tiga orang TO kasus perjudian, dan 41 tersangka lainnya merupakan non-TO.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti tersebut mencakup senjata tajam, uang hasil perjudian, serta berbagai barang hasil curian.

Kapolresta menegaskan bahwa operasi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Ia berharap upaya yang dilakukan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah Samarinda.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengajak warga untuk melaporkan segala bentuk tindak kejahatan yang mereka temui. Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan kondisi yang lebih aman,” katanya.

Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kerja keras jajaran Satreskrim Polresta Samarinda dan seluruh Polsek yang berada di bawah naungan Polresta Samarinda.

“Saya mengapresiasi kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja cerdas seluruh anggota kepolisian yang terlibat dalam operasi ini. Ke depan, kami akan terus meningkatkan upaya dalam memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat,” tutup Kombes Pol Hendri Umar.

Dengan adanya operasi semacam ini, diharapkan ketertiban dan keamanan di Samarinda dapat terus terjaga, serta masyarakat bisa menjalani aktivitas dengan lebih nyaman tanpa rasa khawatir terhadap gangguan keamanan. (Fer)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *