Operator Crane Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin, Diduga Kelelahan

oleh -202 Dilihat
Proses evakuasi korban ke Ambulance untuk dibawa ke Rumah Sakit AW Syahranie Samarinda (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Seorang operator alat berat crane berinisial MK (55) ditemukan meninggal dunia di dalam kabin crane yang dioperasikannya di galangan PT Surya Nusa Permata Bahari, Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

Korban pertama kali ditemukan oleh Manager Operasional perusahaan, Dobby. Saat itu, crane masih dalam kondisi menyala, namun tidak terlihat adanya aktivitas dari korban.

“Saya lihat crane ini kok hidup dan nggak ada pergerakan. Nggak biasanya. Saya samperin, saya pegang kakinya, saya gerak-gerakkan. Saya langsung panik,” ujar Dobby.

Ia kemudian meminta bantuan rekan-rekan pekerja untuk mengecek kondisi korban. Setelah mengetahui korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, pihak perusahaan melaporkan kejadian tersebut kepada RT dan kepolisian.

Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Fardan Wijaya, mengatakan hasil pemeriksaan awal Inafis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Informasi awal kelelahan. Pada saat dicek tidak ada temuan kekerasan apapun,” jelasnya.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Otto Iskandar Dinata, Kelurahan Sungai Dama. Ia telah bekerja di perusahaan tersebut selama kurang lebih 11 tahun.

Saat kejadian, korban disebut sedang memanaskan crane sebelum kemudian ditemukan sudah tidak bergerak di dalam kabin.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk dilakukan visum. Setelah proses tersebut selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *