Asap Tebal Kepung RSUD AWS Samarinda, Dua Ruangan Terbakar Saat Dini Hari

oleh -351 Dilihat
Pihak Damdar dan Aparat Keamanan berada di TKP RS AW Syahranie Samarinda (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Insiden kebakaran terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie (AWS), Samarinda, pada Rabu dini hari (30/7/25), yang sempat memicu kepanikan singkat di lingkungan rumah sakit. Api dilaporkan muncul sekitar pukul 02.30 WITA dan melahap dua ruangan di Gedung Poliklinik.

Kobaran api terlihat berasal dari lantai dua dan tiga gedung tersebut. Asap tebal mengepul dan menyebar ke beberapa bagian bangunan, memaksa staf dan sebagian pasien waspada terhadap kemungkinan evakuasi.

Ruang fisioterapi anak yang berada di lantai dua menjadi salah satu titik terdampak. Selain itu, ruang rapat atau ruang dikti di lantai tiga juga ikut terbakar.

Pihak rumah sakit segera mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi. Petugas keamanan langsung mengaktifkan sistem penanganan darurat internal rumah sakit.

Direktur RSUD AWS, dr. Indah Puspitasari, menjelaskan bahwa prosedur penanggulangan berjalan sesuai standar operasional. Petugas disebut segera memutus aliran listrik, menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta mengaktifkan hidran yang tersedia di dalam gedung.

“Begitu terdeteksi adanya percikan api, tim keamanan langsung bergerak. Kami berpegang pada protokol penanganan kebakaran internal,” ujar dr. Indah dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, tim teknologi informasi rumah sakit turut mengambil langkah pencegahan dengan menonaktifkan sistem informasi digital guna menghindari kerusakan data dan perangkat akibat suhu tinggi atau gangguan listrik.

Meski dua ruangan terdampak, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh pasien dalam keadaan aman dan tidak perlu dievakuasi dari gedung utama.

Pihak rumah sakit memastikan bahwa aktivitas pelayanan tetap berlangsung seperti biasa. Layanan gawat darurat dan rawat jalan tetap dibuka untuk masyarakat.

“Operasional tetap berjalan. Hanya sempat ada jeda singkat pagi tadi karena proses pembersihan area terdampak,” ungkap dr. Indah.

Ia menambahkan bahwa mulai pukul 08.30 WITA, pasien sudah kembali dapat dilayani di poli rawat jalan. Namun untuk poli fisioterapi masih belum beroperasi karena kondisi ruangan belum memungkinkan.

“Kami sedang melakukan penanganan dan pengecekan keamanan di ruang fisioterapi. Pelayanan di ruang tersebut untuk sementara kami alihkan,” katanya.

Penyelidikan terkait penyebab kebakaran kini dalam penanganan aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di salah satu ruangan yang terbakar.

Tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Samarinda turut dikerahkan ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam setelah laporan diterima.

Kepolisian telah memasang garis polisi di area terdampak guna proses identifikasi lanjutan. Sementara itu, tim internal RSUD AWS terus melakukan pembersihan dan penilaian kerusakan.

Pihak manajemen rumah sakit juga tengah menginventarisasi alat dan dokumen yang terdampak untuk proses penanganan lanjutan.

Meski mengalami gangguan teknis, RSUD AWS berkomitmen menjaga stabilitas layanan dan menjamin keselamatan pasien serta tenaga medis. (Fzi)

 

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *