Kebakaran Hebat Landa Bangunan Usaha di Jalan Gerilya, Kerugian Capai Puluhan Juta

oleh -291 Dilihat
Pemadam Kebakaran dan Relawan Melakukan Pemadaman Bangunan Yang Terbakar di Jalan Grilya (Foto : Istimewa)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Pagi yang biasanya tenang di kawasan Jalan Gerilya, RT 103, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, tiba-tiba berubah menjadi mencekam ketika api melahap sebuah bangunan tempat usaha yang menjual teh siap saji. Kejadian yang terjadi pada Sabtu pagi, 7 Desember ini mengejutkan warga sekitar dan menyebabkan kepanikan di antara penduduk yang berada di lingkungan yang padat tersebut.

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 06.30 Wita, muncul dari bagian depan atap bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu. “Kami langsung berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, tapi apinya terlalu besar,” ungkap Sukardi (39), salah satu warga setempat yang menjadi saksi kejadian. Menurutnya, api cepat menjalar dan tak dapat dikendalikan meskipun sejumlah warga berusaha dengan alat-alat sederhana.

Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini menghanguskan bangunan yang terletak dekat Gang Keluarga tersebut. Beruntung, saat kejadian tidak ada penghuni di tempat usaha itu, mengingat aktivitas jual-beli belum dimulai. Meskipun demikian, peristiwa tersebut tetap mengguncang warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Unit pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian dilaporkan. Puluhan relawan turut serta membantu proses pemadaman, meski kesulitan menghadapi pintu bangunan yang terkunci. “Bangunan sudah terkunci karena belum buka. Kami butuh waktu sekitar satu jam untuk mengendalikan api yang sudah menjalar ke seluruh bangunan,” ujar Polly Rachman, Komandan Regu Posko 1 Damkar Samarinda.

Petugas pemadam kebakaran menghadapi hambatan saat berusaha masuk ke dalam bangunan yang terkunci rapat. Akibatnya, waktu yang dibutuhkan untuk memadamkan api lebih lama daripada yang diharapkan. Namun, meskipun pintu harus dibobol, upaya keras petugas akhirnya berhasil menghentikan kobaran api.

Meski api berhasil dipadamkan, bangunan tempat usaha “Selalu Teh” beserta seluruh isinya hangus tak bersisa. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, sebuah angka yang cukup besar bagi pemilik usaha tersebut. Namun, beruntungnya tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa yang menggemparkan pagi itu.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. “Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik. Kami masih menunggu hasil investigasi lebih lengkap,” jelas Polly.

Insiden kebakaran ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa terjadi kapan saja, terutama akibat kelalaian dalam pemeliharaan instalasi listrik. Oleh karena itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa dan memastikan kondisi instalasi listrik mereka dalam keadaan baik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat listrik. Pastikan instalasi listrik aman untuk menghindari tragedi serupa di masa depan,” tambah Polly. Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua agar lebih waspada dan menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar. (FZI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *