Ulasankaltim.id, Balikpapan – Upaya pembongkaran jaringan gelap narkotika terus digalakkan Polda Kaltim demi memutus rantai peredaran barang haram di wilayah perkotaan.
Strategi tersebut diwujudkan melalui penyerbuan serentak di dua kantong rawan Balikpapan, yakni kawasan Gunung Bugis di Balikpapan Barat serta area Jalan Borobudur di Balikpapan Utara pada Jumat (9/10) malam.
Sebanyak 147 aparat gabungan lintas satuan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan dikerahkan secara mendadak untuk menyisir lokasi-lokasi yang disinyalir kerap menjadi pusat transaksi terlarang.
Dalam razia skala besar ini, petugas mengamankan 58 orang yang mendiami serta melintas di area target untuk menjalani pemeriksaan fisik maupun administrasi.
Prosedur dilanjutkan dengan tes urine maraton, yang hasilnya menunjukkan sebanyak 48 individu mengonsumsi zat psikotropika.
Proses hukum langsung diberlakukan terhadap dua orang yang tertangkap tangan menguasai barang bukti berupa dua paket sabu di tempat kejadian.
“Perspektif kita saat ini adalah memulihkan pengguna. Setelah itu, kita memutus mata rantai bandar narkoba. Itulah yang kita lakukan melalui Operasi Sarang Narkoba,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu di Balikpapan, Sabtu.
Selain sabu, pemeriksaan intensif terhadap salah satu kendaraan di lokasi penggerebekan turut menyita sebilah pisau dapur dari dalam jok motor.
Sementara itu, pendekatan pemulihan diterapkan kepada 46 warga yang terbukti positif urine tanpa adanya kepemilikan barang bukti fisik.
Puluhan pengguna tersebut disalurkan menuju tiga fasilitas Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) lokal, yaitu RS Bhayangkara, Puskesmas Mekarsari, serta Klinik Pratama BNNK Balikpapan untuk menjalani pengobatan.
Guna penertiban dokumen kepemilikan, sebanyak 38 unit kendaraan roda dua di lokasi turut disita sementara oleh petugas untuk dicocokkan identitasnya secara cermat.
Sebagai langkah pencegahan pasca-operasi, pengerahan personel Brimob untuk patroli berkala serta pembinaan oleh Bhabinkamtibmas terus digencarkan guna menjamin kondusivitas Kota Balikpapan. (Fzi)
Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id









