Kapal Penumpang Prince Soya Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Samarinda, Diduga Berasal dari Tangki Oli

oleh -201 Dilihat
Pihak Kepolisian Berada di TKP Kebakaran Kapal di Pelabuhan Samarinda (Foto : Yanur)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda –  Kapal penumpang Prince Soya mengalami kebakaran saat bersandar di Pelabuhan Samarinda, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.02 WITA. Kobaran api yang disertai kepulan asap hitam pekat sempat menghebohkan warga di sekitar kawasan pelabuhan.

Beruntung, respons cepat petugas gabungan berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke bagian kapal lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kapal sedang tidak mengangkut penumpang.

Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), serta para relawan.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Samarinda, Yuliansyah, mengatakan laporan pertama diterima oleh perwira jaga sekitar pukul 11.02 WITA. Setelah menerima informasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan adanya kebakaran di bagian dek kapal Prince Soya, petugas jaga langsung berkoordinasi dengan pimpinan dan stakeholder terkait. Kami bersama Pelindo menyiapkan armada pemadam. KSOP juga menurunkan satu unit mobil pemadam untuk melakukan penanganan di sisi kanan dek kapal,” ujarnya.

Yuliansyah menjelaskan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan indikasi awal, api diduga berasal dari tangki yang berisi oli. Namun, kepastian penyebab baru dapat diketahui setelah proses pemeriksaan selesai.

“Penyebab pastinya belum bisa dipastikan. Kami masih menunggu berita acara dari nakhoda dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada tangki berisi oli yang terbakar,” katanya.

Ia juga menegaskan pihaknya belum dapat memastikan apakah sebelum kejadian terdapat aktivitas pengelasan atau pekerjaan lain di atas kapal.

“Semuanya masih didalami. Nanti akan dilakukan pemeriksaan dan berita acara untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” tambahnya.

Saat insiden terjadi, Prince Soya tengah bersandar di pelabuhan tanpa penumpang. Kapal tersebut diketahui dijadwalkan berlayar pada Minggu (2/8/2026) pukul 14.00 WITA.

Terkait calon penumpang yang telah memesan tiket secara daring, Yuliansyah mengimbau agar berkoordinasi langsung dengan pihak perusahaan pelayaran. Sementara itu, kapal direncanakan akan ditarik ke dok untuk menjalani perbaikan, dan tidak menutup kemungkinan operator pelayaran menyiapkan kapal pengganti.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Kompol Heru Erkahadi, mengatakan pihak kepolisian bersama KSOP, petugas pemadam kebakaran, Pelindo, dan relawan bergerak cepat melakukan pengamanan serta penanganan di lokasi kejadian.

“Kami bersama seluruh stakeholder bergerak cepat melakukan penanganan awal dan pengamanan lokasi. Alhamdulillah api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerugian yang lebih besar. Penyebab kebakaran masih didalami dan akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemadaman dan Investigasi Disdamkarmat Kota Samarinda, H. Wisnu, mengungkapkan laporan kebakaran diterima dari masyarakat yang datang ke posko pemadam.

“Informasi yang kami terima menyebutkan terjadi kebakaran pada kapal Prince Soya yang sedang bersandar. Saat kami tiba, api sudah membesar dan berasal dari area tangki sehingga langsung dilakukan upaya pemadaman bersama KSOP, Pelindo, dan relawan,” katanya.

Menurut Wisnu, proses pemadaman berlangsung relatif cepat sehingga cukup ditangani dengan satu posko pemadam. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena kapal dalam keadaan kosong saat kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi. Aparat kepolisian bersama KSOP juga akan memeriksa nakhoda serta pihak-pihak terkait guna memastikan penyebab pasti kebakaran kapal tersebut. (Yanur)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *