Warung Makan Terbakar di Samarinda, Petugas Padamkan Api dalam 15 Menit

oleh -204 Dilihat
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda bersama relawan melakukan proses pendinginan usai memadamkan kebakaran yang menghanguskan sebuah warung makan (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Suasana di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (23/7/2026) siang, berubah menjadi kepanikan setelah sebuah warung makan yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal dilanda kebakaran. Dalam waktu singkat, kobaran api menghanguskan bangunan tersebut hingga nyaris tak menyisakan bagian yang dapat diselamatkan.

Peristiwa itu menyisakan duka mendalam bagi pemilik bangunan. Tangis histeris pecah saat korban menyaksikan tempat usaha sekaligus hunian yang menjadi sumber penghidupan keluarganya dilalap api tanpa mampu berbuat banyak.

Berdasarkan informasi dari saksi mata di lokasi, Ahmad, kobaran api pertama kali terlihat berasal dari bagian belakang bangunan. Saat dirinya berupaya mendekat untuk memastikan kondisi di dalam, api disebut sudah membesar dan sulit dikendalikan.

“Aku lihat api dari belakang, dari arah belakang kulkas. Pas masuk ke dalam, apinya sudah langsung besar. Di dalam banyak material seng dan bahan mudah terbakar, jadi api cepat merambat,” ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bangunan membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh ruangan. Akibatnya, proses penyelamatan barang-barang milik korban tidak dapat dilakukan karena kondisi sudah terlalu berbahaya.

Ahmad juga mengungkapkan seluruh harta benda berharga milik korban, termasuk dokumen penting seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan dompet, ikut musnah dilahap api. Saat kejadian berlangsung, warung tersebut diketahui tidak sedang melakukan aktivitas memasak, namun aliran listrik di dalam bangunan masih dalam keadaan menyala.

Laporan mengenai kebakaran segera diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan laporan dari masyarakat masuk sekitar pukul 10.25 Wita. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel dan armada menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan sekitar jam 10.25. Bangunan yang terbakar adalah satu unit warung,” terang Akhmad Supriyanto di lokasi kejadian.

Dalam operasi pemadaman, Disdamkarmat mengerahkan personel dari dua posko dengan dukungan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Penanganan juga dibantu puluhan relawan kebakaran yang turut mempercepat proses pengendalian api.

Menurut Akhmad, posisi bangunan yang berada di tepi jalan utama menjadi keuntungan tersendiri bagi petugas. Akses yang mudah memungkinkan armada pemadam langsung menjangkau titik kebakaran tanpa mengalami hambatan berarti.

“Alhamdulillah tidak ada kendala di lapangan karena lokasinya di pinggir jalan utama. Proses pemadaman dan penanganan area kebakaran memakan waktu kurang lebih 15 menit saja,” tambahnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Langkah tersebut juga dilakukan agar proses olah tempat kejadian perkara dapat berlangsung dengan aman.

Hingga kini, penyebab pasti munculnya api masih belum dapat dipastikan. Disdamkarmat masih melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kebakaran guna mengetahui sumber awal api secara menyeluruh.

“Untuk penyebab pastinya masih kita teliti. Kita belum bisa memastikan apakah karena korsleting listrik atau ada pemicu lain dari area dapur, jadi sifatnya masih dugaan,” pungkas Akhmad.

Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Area yang terbakar juga dijaga agar tidak mengganggu proses identifikasi penyebab kebakaran.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan bangunan warung makan beserta tempat tinggal itu mengalami kerusakan berat, sementara nilai kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *