Mobil SUV Hangus di Jalan Wijaya Kusuma Samarinda, Api Diduga Berasal dari Ruang Mesin

oleh -202 Dilihat
Kondisi Mobil Setelah Pemadam Berhasi Memadamkan Api (Foto : Fzi)
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Perjalanan sebuah keluarga di Kota Samarinda mendadak berubah menjadi kepanikan setelah mobil sport utility vehicle (SUV) yang mereka tumpangi terbakar saat melintas di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 19.40 Wita. Beruntung, seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan sebelum api membesar.

Peristiwa itu menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan. Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan, sementara warga berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memastikan tidak ada penumpang yang masih berada di dalam mobil.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kendaraan tersebut membawa lima orang, terdiri atas dua orang dewasa dan tiga anak. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka.

Saksi mata di lokasi, Beton, mengungkapkan mobil sempat mengalami gangguan ketika melaju. Kendaraan kemudian berhenti di tepi jalan sebelum akhirnya mengeluarkan asap dari bagian depan.

Tidak berselang lama, kepulan asap berubah menjadi kobaran api yang dengan cepat membakar area ruang mesin. Besarnya api membuat warga memilih menjaga jarak sambil membantu mengamankan para penumpang.

“Awalnya mobil seperti mogok, lalu keluar asap dari bagian depan. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Beton.

Laporan mengenai kebakaran tersebut diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda. Petugas dari Posko 3 segera mengerahkan dua unit armada menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api telah menguasai bagian depan kendaraan. Proses pemadaman dilakukan secepat mungkin untuk mencegah kobaran api merambat ke kendaraan lain maupun bangunan di sekitar lokasi.

Komandan Posko 3 Disdamkarmat Samarinda, Tri Indarto, mengatakan hasil identifikasi awal menunjukkan titik api diduga berasal dari area bawah kendaraan yang terhubung dengan ruang mesin.

Meski demikian, ia menegaskan penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan karena masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi kendaraan.

Dalam proses penanganan, petugas terlebih dahulu menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun upaya tersebut belum mampu menghentikan kobaran api lantaran masih terdapat bahan bakar yang keluar dari kendaraan.

Petugas kemudian mengganti metode pemadaman dengan menggunakan campuran air dan foam. Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk memutus reaksi pembakaran yang dipicu oleh bahan bakar minyak.

“Kami menggunakan foam karena masih ada bensin yang menetes. Dengan metode itu api lebih cepat dikendalikan,” kata Tri.

Sekitar 10 menit setelah proses pemadaman dimulai, api berhasil dipadamkan. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan selama hampir satu jam untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Akibat kejadian tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan berat. Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Menurut informasi yang diterima petugas, kendaraan itu sedang digunakan pemiliknya untuk mengantar anak sebelum mengalami gangguan di tengah perjalanan hingga akhirnya terbakar.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Dugaan awal mengarah pada adanya masalah pada sistem bahan bakar atau instalasi kelistrikan kendaraan, namun kepastian penyebab akan diketahui setelah pemeriksaan teknis terhadap bangkai mobil selesai dilakukan. (Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *