Dari Parlemen untuk Pendidikan: DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Insentif Guru Honorer

oleh -296 Dilihat
Darlis Pattalongi, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, (Foto : Fzi).
banner 468x60

Ulasankaltim.id, Samarinda – Gelombang perhatian terhadap nasib guru honorer di Kalimantan Timur kembali menyeruak ke permukaan. Di tengah derasnya tuntutan dunia pendidikan, suara legislator kini menggema, menyoroti betapa jauhnya jarak antara beban kerja dan kesejahteraan yang mereka terima.

Dalam rapat kerja yang digelar, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi, menegaskan bahwa tenaga honorer memegang peran penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan. “Mereka sudah lama menopang sekolah-sekolah kita, terutama di wilayah yang jauh dari pusat kota,” kata Darlis.

Menurutnya, sebagian besar sekolah pedalaman masih mengandalkan guru honorer untuk mengisi kekosongan pengajar. “Tanpa mereka, banyak proses belajar mengajar tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Darlis menjelaskan urgensi keberadaan mereka.

Ia menilai bahwa peningkatan insentif harus menjadi langkah prioritas pemerintah daerah. “Guru honorer membutuhkan kepastian kerja dan penghargaan yang layak agar mereka dapat mengajar dengan tenang,” tegasnya.

Darlis juga menyinggung persoalan kesenjangan fasilitas antarwilayah yang memperberat kondisi pendidikan.

“Masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana memadai untuk menunjang kegiatan belajar,” ungkapnya.

Ketimpangan itu, menurutnya, turut memengaruhi kualitas belajar siswa.

“Kondisi fasilitas yang serba terbatas tentu berdampak pada hasil pendidikan yang mereka terima,” tambahnya.

Komisi IV DPRD Kaltim berkomitmen menguatkan fungsi pengawasan terkait kebijakan pendidikan, termasuk pemerataan fasilitas.

“Kami ingin memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar menyentuh kebutuhan di setiap sekolah,” tuturnya.

Selain itu, Darlis menegaskan bahwa aspirasi guru honorer akan terus diperjuangkan dalam perencanaan program daerah.

“Kami akan membawa suara mereka ke meja kebijakan agar masalah kesejahteraan tidak lagi terabaikan,” katanya.

Ia berharap langkah legislatif dapat mempersempit ketimpangan yang selama ini terjadi di sektor pendidikan.

“Harapan kami, kualitas pendidikan di Kaltim dapat meningkat secara merata, tanpa memandang lokasi sekolah berada,” ucapnya.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan pengawasan yang konsisten, DPRD Kaltim optimistis pemerataan layanan pendidikan dapat diwujudkan hingga ke pelosok yang sulit dijangkau.

“Upaya ini tidak hanya untuk guru, tetapi untuk masa depan generasi muda Kaltim,” tandas Darlis. (DPRD KALTIM/ADV/Fzi)

Dapatkan informasi terbaru dan terkini di Instagram @ulasankaltim_id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *